novi a. puspita’s Reviews > Menyusuri Lorong-Lorong Dunia: Kumpulan Catatan Perjalanan > Status Update
novi a. puspita
is on page 34 of 370
Masih di Amsterdam, dikunjunginya juga rumah persembunyian Anne Frank, ketika saat itu ia & keluarganya jg diburu tentara Nazi. Di rumah tsb Anne Frank yg berusia 13 tahun menulis buku hariannya hingga berusia 15 tahun (12 Juni 1942 - 1 Agustus 1944)
— Jun 04, 2026 09:15PM
Like flag
novi a. puspita’s Previous Updates
novi a. puspita
is on page 36 of 370
Tp naas, 3 Agustus 1944 Anne Frank & seluruh penghuni dibawa polisi ke tahanan Nazi di Bergen-Belsen. Ia meninggal Maret 1945 karena serangan tifus.
Setelah keadaan politik normal kembali, tahun 1947 buku hariannya diterbitkan & kini sudah diterjemahkan ke lebih dr 50 bahasa.
— Jun 04, 2026 09:15PM
Setelah keadaan politik normal kembali, tahun 1947 buku hariannya diterbitkan & kini sudah diterjemahkan ke lebih dr 50 bahasa.
novi a. puspita
is on page 35 of 370
Disiarkan di radio kala itu menteri pendidikan Belanda menyatakan sehabis pendudukan tentara Nazi nanti, semua dokumen akan diterbitkan. Termasuk buku harian. Terkesan dg hal itu, Anne Fank bertekad ingin menerbitkan buku hariannya.
— Jun 04, 2026 09:15PM
novi a. puspita
is on page 22 of 370
Max Havelaar jg jd buku bacaan yg dikagumi oleh Herman Hesse sehingga dia tuliskan dlm bukunya yg berjudul Die Welt Bibliothek (Perpustakaan Dunia).
Bs dibayangkan seandainya buku ini bisa dibaca secara luas ketika Belanda msh menjajah, mungkin api revolusi lebih cepat menyala.
— Jun 04, 2026 09:15PM
Bs dibayangkan seandainya buku ini bisa dibaca secara luas ketika Belanda msh menjajah, mungkin api revolusi lebih cepat menyala.
novi a. puspita
is on page 21 of 370
Lalu perjalanan lintas negara dimulai. Dari Swiss ke negara-negara sekitarnya. Permulaan ke Belanda, di Amsterdam penulis mencari jejak Multatuli yg menulis buku Max Havelaar buku tsb terbit 1860 bercerita ttg sistem tanam paksa yg menindas kaum bumiputra di daerah Lebak, Banten.
— Jun 04, 2026 09:14PM
novi a. puspita
is on page 13 of 370
Mas Sigit dulunya adalah pemandu wisata di Bali, kemudian menetap di Swiss dg istri. Kisahnya dimulai ttg danau dekat tempat tinggalnya. Danau Zug dikelola aturannya oleh pemerintah setempat, mulai dr izin mancing & alat2ya dan wajib lapor jenis & berapa banyak ikan yg didapat.😁
— Jun 04, 2026 09:14PM

