Ophan Bunjos’s Reviews > Pembawa Kabar dari Andalusia > Status Update
Ophan Bunjos
is finished
tidak lah terlambat menangis gumam sepertiku, ia meminta jejak kilat, menyambung keturunan, tidak lah gemintang malam, selalu terbit sempurna, untuk menyempurnakan ufuk-ufuk, yang menyirnakan cita-citaku.
— Jun 06, 2013 08:20PM
Like flag
Ophan’s Previous Updates
Ophan Bunjos
is on page 123 of 368
(baca aku) mabukku tidak akan surut kecualilah aku menghabiskannya sehingga tetes-tetes terakhir di bibir gelasku.
— May 27, 2013 08:14AM
Ophan Bunjos
is on page 16 of 368
dunia kepenyairan betul-betul memberatkan aku saat ini. buku ini sebenarnya. semacam aku membaca sambil menghabiskan wain yang dibuat pada kurun ke-18.
kepala aku jadi teleng...
— May 26, 2013 06:41AM
kepala aku jadi teleng...
Ophan Bunjos
is on page 3 of 368
Cordova ibarat wanita cantik yang tumbuh uban di kepalanya sehingga kecantikannya itu surut.
Berbagai perhiasan langka menghiasi kaki zaman sehingga menjadi tampak berharga dan bernilai.
Di sana terdapat gedung-gedung megah, masjid-masjid lama, dan sekolah-sekolah keilmuan yang
penuh sesak dengan para pelajar. Pasar-pasar ramai dikunjungi dan pusat-pusat perdagangan
dikerumuni.
— May 25, 2013 05:22AM
Berbagai perhiasan langka menghiasi kaki zaman sehingga menjadi tampak berharga dan bernilai.
Di sana terdapat gedung-gedung megah, masjid-masjid lama, dan sekolah-sekolah keilmuan yang
penuh sesak dengan para pelajar. Pasar-pasar ramai dikunjungi dan pusat-pusat perdagangan
dikerumuni.
Ophan Bunjos
is on page 3 of 368
Cordova ibarat wanita cantik yang tumbuh uban di kepalanya sehingga kecantikannya itu surut.
Berbagai perhiasan langka menghiasi kaki zaman sehingga menjadi tampak berharga dan bernilai.
Di sana terdapat gedung-gedung megah, masjid-masjid lama, dan sekolah-sekolah keilmuan yang
penuh sesak dengan para pelajar. Pasar-pasar ramai dikunjungi dan pusat-pusat perdagangan
dikerumuni.
— May 25, 2013 05:21AM
Berbagai perhiasan langka menghiasi kaki zaman sehingga menjadi tampak berharga dan bernilai.
Di sana terdapat gedung-gedung megah, masjid-masjid lama, dan sekolah-sekolah keilmuan yang
penuh sesak dengan para pelajar. Pasar-pasar ramai dikunjungi dan pusat-pusat perdagangan
dikerumuni.

