Novella Dwisri’s Reviews > Patiwangi > Status Update
Novella Dwisri
is on page 169 of 250
Kalimat penutup di puisi "Sajak Kartu Lima" jadi semacam tanya gmn caranya biar tahu benar..
"Di Depan Bola Matamu" keren juga endingnya menggigit!
"Prosesi Kamar", "Romantisme Daun-daun Kering", "Lanyau", "Gelisah", "Dongeng Itu Bernama: Luka", & "Pesta Api" jadi puisi2 yg saya sukai sejauh ini di bagian Totem. Belajar lagi soal diksi. Masih agak sulit mencerna tapi ini jadi buka wawasan baru buat saya tt budaya..
— Nov 20, 2023 11:42PM
"Di Depan Bola Matamu" keren juga endingnya menggigit!
"Prosesi Kamar", "Romantisme Daun-daun Kering", "Lanyau", "Gelisah", "Dongeng Itu Bernama: Luka", & "Pesta Api" jadi puisi2 yg saya sukai sejauh ini di bagian Totem. Belajar lagi soal diksi. Masih agak sulit mencerna tapi ini jadi buka wawasan baru buat saya tt budaya..
Like flag
Novella’s Previous Updates
Novella Dwisri
is on page 141 of 250
Suka "Warna Kita", "Dongeng Dari Langit", "Monolog Pohon", "Percakapan Senja", "Percakapan Malam", "Wajah Purba Kita", "Pertemuan", "Siluet Kanak-Kanak", "Perjalanan", "Dongeng Kanak-Kanak", "Catatan Kanak-Kanak", "Paragraf", "Perempuan", juga menyentuh hati. Puisi utama "Patiwangi" ternyata maknanya berat gitu..
Bagian Totem mulai dibaca tapi belum ada puisi yg disuka, ga kek bagian Potret & Upacara di sebelumnya..
— Oct 25, 2023 11:34PM
Bagian Totem mulai dibaca tapi belum ada puisi yg disuka, ga kek bagian Potret & Upacara di sebelumnya..
Novella Dwisri
is on page 46 of 250
Kalimat penutup di "Rumah Rahim" entah knp saya suka.. Lalu di "Bapak & Perajang Daun" bagian 'aku mencintai masa kanak-kanakku' rasanya kek terlempar ke sana ke mari pikiran ini.. Dari judulnya udah saya sukai "Potret" kek punya kuasa buat menaungi berbagai makna.. ia dibagi be2rapa part romawi paling suka part ke-iv gitu.. Wah "Monolog Anak Matahari berbicara soal ksatria di dalamnya jadi teringat obsesi sendiri..
— Oct 25, 2023 11:18PM
Novella Dwisri
is on page 29 of 250
"Bajang-Bajang" part III 'Kau takut dengan perasaan yang ada di hati? Kotor, tidak pantas, terlalu berani. Sesuatu mengikat kakimu.' entah kenapa terasa begitu mewakili pikiran saya suatu kali di suatu hari yg menguras emosi.. Agak penasaran dgn Dewi Ratih yg sering disebut di sini. Ah ada penjelasan buat istilah2 yg membingungkan yg kayaknya bahasa Bali itu di halaman 28-30 ini setelah puisi "Bajang-Bajang" beres..
— Oct 21, 2023 11:56PM
Novella Dwisri
is on page 18 of 250
Nemu ini di tumpukan buku diskon Gramed. Saya pikir novel kek Sagra / kumpulan cerpen ternyata antologi puisi. Ada di iPusnas. Disambut puisi pertama "Pengembara Rimba Laut" lumayan suka. Lalu saya mulai suka "Mencari Sketsa Wajah Tuhan" dan "Rumah Untuk Bapak". Sayangnya saya agak bingung dng "Bajang-Bajang" yg penuh istilah Bali kalau tidak salah seperti Bale Bandung, Parekan, Jegeg, Tuniang, dll. Banyak partnya..
— Oct 21, 2023 10:57PM

