indy’s Reviews > Melihat Api Bekerja: Kumpulan Puisi > Status Update
Like flag
indy’s Previous Updates
indy
is on page 118 of 155
Kepada Kesedihan
“Pada pagi hari, aku tahu ada seseorang mengusir mimpi buruk dari matamu dengan ciuman. Kau terbit sebagai warna paling cerah di taman.”
— Jan 09, 2024 04:59AM
“Pada pagi hari, aku tahu ada seseorang mengusir mimpi buruk dari matamu dengan ciuman. Kau terbit sebagai warna paling cerah di taman.”
indy
is on page 99 of 155
Mengurus Surat Keterangan Hilang
“Di perempatan sebelum belok ke bank, aku mengirim pesan pendek kepada ibuku.
**Aku baik-baik saja hari ini.**
Tapi, aku takut menanyakan kabarnya.”
— Jan 09, 2024 04:47AM
“Di perempatan sebelum belok ke bank, aku mengirim pesan pendek kepada ibuku.
**Aku baik-baik saja hari ini.**
Tapi, aku takut menanyakan kabarnya.”
indy
is on page 93 of 155
Menjadi Kemacetan
“Sebagian hujan sejak lama sudah sial tercatat di laporan tahunan departemen sosial. Selebihnya memilih sembunyi di sajak siapa-penyair-itu dan aman jadi laut atau langit atau cuaca tanpa ada yang mengubah namanya jadi keluhan.”
— Jan 09, 2024 04:26AM
“Sebagian hujan sejak lama sudah sial tercatat di laporan tahunan departemen sosial. Selebihnya memilih sembunyi di sajak siapa-penyair-itu dan aman jadi laut atau langit atau cuaca tanpa ada yang mengubah namanya jadi keluhan.”
indy
is on page 88 of 155
Mengunjungj Museum
“Setiap orang adalah lukisan, jika tak membiarkan diri terperangkap bingkai,” kata pelayan toko buku itu pada hari terakhir bekerja, hari terakhir sebelum jadi hantu lain di pikiran remaja abadi dalam diriku.
— Jan 09, 2024 04:23AM
“Setiap orang adalah lukisan, jika tak membiarkan diri terperangkap bingkai,” kata pelayan toko buku itu pada hari terakhir bekerja, hari terakhir sebelum jadi hantu lain di pikiran remaja abadi dalam diriku.
indy
is on page 78 of 155
Aku Menunggu di Kantukmu
“Baik di dalam maupun di luar sajak ini, kau adalah tragedi yang kubaca berulang kali dari halaman terakhir hingga kata pertama.”
— Jan 09, 2024 04:19AM
“Baik di dalam maupun di luar sajak ini, kau adalah tragedi yang kubaca berulang kali dari halaman terakhir hingga kata pertama.”
indy
is on page 76 of 155
Memastikan Kematian
“Kejahatan ada di mana-mana. Di kota-kota atau di kata-kata, atau pada segala sesuatu yang kausebut kita. Dalam bentuknya yang paling sempurna, dia bernama kebahagiaan.”
— Jan 09, 2024 04:17AM
“Kejahatan ada di mana-mana. Di kota-kota atau di kata-kata, atau pada segala sesuatu yang kausebut kita. Dalam bentuknya yang paling sempurna, dia bernama kebahagiaan.”
indy
is on page 74 of 155
Langit dan Laut di Timur
“Tapi laut adalah pusat tubuh kita yang lapar, menghampar seperti kota riuh dan berbahaya. Jari-jari pantai berusaha saling menggapai ibarat surat dan alamat. Rindu surut atau perahu karam dan berkarat di dasar paling dalam. Di permukaan, harapan tidak lebih dari buih yang terombang-ambing, bimbang antara jadi pelampung atau nasib penumpang yang selamat dari maut.”
— Jan 09, 2024 04:15AM
“Tapi laut adalah pusat tubuh kita yang lapar, menghampar seperti kota riuh dan berbahaya. Jari-jari pantai berusaha saling menggapai ibarat surat dan alamat. Rindu surut atau perahu karam dan berkarat di dasar paling dalam. Di permukaan, harapan tidak lebih dari buih yang terombang-ambing, bimbang antara jadi pelampung atau nasib penumpang yang selamat dari maut.”
indy
is on page 44 of 155
Seekor Kucing dan Sepasang Burung
“Pikiran bukan penjara. Aku penjarakan pikiranku. Kututup pintunya buat semua tamu dan nama. Kecuali jiwamu, puisi tentang jalan-jalan lengang pukul tiga pagi.”
— Jan 08, 2024 07:00AM
“Pikiran bukan penjara. Aku penjarakan pikiranku. Kututup pintunya buat semua tamu dan nama. Kecuali jiwamu, puisi tentang jalan-jalan lengang pukul tiga pagi.”
indy
is on page 33 of 155
Mendengar Radiohead
“Akan kuhentikan tahun-tahun diamku demi mengatakan kau cantik. Setelah itu, aku bunuh diri. Atau memintamu jadi seekor gagak yang mematuk mataku. Aku ingin melihat perih terakhir adalah merah paruhmu.”
— Jan 08, 2024 06:53AM
“Akan kuhentikan tahun-tahun diamku demi mengatakan kau cantik. Setelah itu, aku bunuh diri. Atau memintamu jadi seekor gagak yang mematuk mataku. Aku ingin melihat perih terakhir adalah merah paruhmu.”
