Goodreads helps you follow your favorite authors. Be the first to learn about new releases!
Start by following Pradnya Paramitha.
Showing 1-16 of 16
“Oh, boys. Heran gue. Pikiran lo yang kotor, kenapa gue yang disuruh nutupin badan?”
― Algoritme Rasa
― Algoritme Rasa
“Pada akhirnya, aku mengerti kalau ada alasan lain yang membuat seseorang bisa bersama atau nggak. Cinta bukan apa-apa tanpa logika. Cinta bukan apa-apa tanpa pilihan. Sebab pada akhirnya, bukan cinta, melainkan pilihan yang menciptakan segalanya. Sartre benar. Manusia dikutuk untuk bebas. Setiap detik, kita dihadapkan pada pilihan-pilihan dan kita punya kebebasan mutlak untuk menentukan. Lalu bersama itulah, kita manusia, berpikir, belajar, dan growing up.”
― Kala Langit Abu-Abu
― Kala Langit Abu-Abu
“Kalau menurut gue sih lipstik teman selalu terlihat lebih cetar.”
― Algoritme Rasa
― Algoritme Rasa
“Cinta pun harusnya tetap berjarak. Jarak ini adalah penghargaan dan ketulusan sehingga orang yang dicintai tetap dipandang sebagai pribadi yang utuh, dengan segala hak-hak dan kedudukan yang setara. Bukan seperti barang yang kita miliki sehingga apa pun dari dirinya adalah hak kita.
Langit”
― Kala Langit Abu-Abu
Langit”
― Kala Langit Abu-Abu
“Kesakitan itu hanya bisa dirasakan oleh masing-masing orang. Kita nggak pernah ada di posisi orang lain untuk menentukan dia cukup menderita atau nggak.
Raira”
― Kala Langit Abu-Abu
Raira”
― Kala Langit Abu-Abu
“Dalam hubungan apa pun termasuk pernikahan, hubungan seks tanpa ada izin dari yang bersangkutan adalah pemerkosaan. Consent adalah yang paling sering diabaikan dalam sebuah hubungan.
Langit”
― Kala Langit Abu-Abu
Langit”
― Kala Langit Abu-Abu
“Itu...nyalahin diri sendiri. Menganggap semua hal di dunia ini tanggung jawabmu. Ayolah, kamu manusia biasa. Kamu udah berusaha semampumu, tapi emang ada hal-hal yang di luar kemampuan kita. Dan, oh ya, satu lagi. Jangan bilang nggak apa-apa waktu kamu lagi kenapa-napa. It's Ok to not be Ok. Kamu nggak harus baik-baik aja terus.
Raira”
― Kala Langit Abu-Abu
Raira”
― Kala Langit Abu-Abu
“Pasti berat ya, berusaha menarik diri dari masalah, tapi sumber masalahnya malah terus-terusan mendekat?
Yos”
― Kala Langit Abu-Abu
Yos”
― Kala Langit Abu-Abu
“Tapi di luar itu, gue berharap kita bisa sama-sama menyembuhkan. Gue tahu kalau gue harus segera melanjutkan hidup dan merelakan Lintang. Jadi, anggap aja lo pelarian gue, dan gue pelarian lo. Kalau lari sama-sama, siapa tahu nanti jadi asyik sendiri.
Yos”
― Kala Langit Abu-Abu
Yos”
― Kala Langit Abu-Abu
“Ketika sebuah hubungan dilandasi oleh cinta, hubungan itu akan tahan banting. Cinta adalah senjata untuk menghadapi segala macam situasi. Susah senang, semua bukan masalah selama masih ada cinta.”
― After Wedding
― After Wedding
“Bukankah hidup ini sangat absurd? Kita bisa menyusun lego menjadi bentuk yang sama dua kali. Tapi kehidupan manusia nggak bisa begitu. Apa yang sudah berubah, terkadang nggak bisa dikembalikan seperti sedia kala.”
― Kala Langit Abu-Abu
― Kala Langit Abu-Abu
“Hidup memang harus dilanjutkan. Salah satu caranya dengan menentukan kapan waktu untuk bertahan atau melepaskan.”
― Kala Langit Abu-Abu
― Kala Langit Abu-Abu
“Kenangan memang sering menjebak. Tapi, sebaiknya, kenangan tetap jadi kenangan. Jangan diubah jadi harapan. Jadikan pelajaran. Kalau lo mengubah kenangan jadi harapan, selamanya lo jalan di tempat. Nggak maju-maju”
― After Wedding
― After Wedding
“Namun, bertambah usia itu mengingatkannya pada segepok wishlist yang tak kunjung dia wujudkan. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Tanda pencapaiannya tidak bertambah banyak. Di sini, kadang Juni merasa gagal.”
― Algoritme Rasa
― Algoritme Rasa
“Kadang apa yang kita anggap sebagai bentuk perhatian dan rasa sayang justru menyakiti. Apa yang kita niatkan bercanda ternyata melukai.”
― Algoritme Rasa
― Algoritme Rasa





