Discover new books on Goodreads
See if your friends have read any of Pradnya Paramitha's books
Pradnya Paramitha


#36 most followed
#57 best reviewers
year in books

Pradnya Paramitha’s Followers (472)

member photo
member photo
member photo
member photo
member photo
member photo
member photo
member photo
member photo
member photo
member photo
member photo
member photo
member photo
member photo
member photo
member photo
member photo
member photo
member photo
member photo
member photo
member photo
member photo
member photo
member photo
member photo
member photo
member photo
member photo
Cahyo P...
263 books | 35 friends

Sofia A...
601 books | 25 friends

Adara K...
800 books | 264 friends

Sinta Z...
2,408 books | 1,330 friends

Akaigita
796 books | 166 friends

Nandiito
5,573 books | 1,377 friends

Flazia
1,625 books | 211 friends

Uci
1,280 books | 539 friends

More friends…

Pradnya Paramitha

Goodreads Author


Born
Indonesia
Website

Genre

Member Since
January 2013

URL


Romance writer, omnivore reader.

Average rating: 4.02 · 4,477 ratings · 1,023 reviews · 22 distinct worksSimilar authors
Algoritme Rasa

4.11 avg rating — 1,026 ratings — published 2019
Rate this book
Clear rating
After Wedding

3.84 avg rating — 758 ratings — published 2016 — 3 editions
Rate this book
Clear rating
Better Than This

3.80 avg rating — 596 ratings — published 2018 — 2 editions
Rate this book
Clear rating
Two-Faced

4.23 avg rating — 486 ratings — published 2020
Rate this book
Clear rating
Tentang Kita yang Tak Menge...

4.33 avg rating — 351 ratings
Rate this book
Clear rating
Kala Langit Abu-Abu

4.09 avg rating — 272 ratings
Rate this book
Clear rating
Baby Without Daddy

4.07 avg rating — 227 ratings
Rate this book
Clear rating
Picture Perfect: Lukis cint...

3.72 avg rating — 161 ratings — published 2013
Rate this book
Clear rating
Stolen Heart

3.61 avg rating — 111 ratings — published 2012
Rate this book
Clear rating
Best of Us

3.82 avg rating — 102 ratings — published 2023
Rate this book
Clear rating
More books by Pradnya Paramitha…
Win-win Solution
Pradnya Paramitha is currently reading
bookshelves: currently-reading
Rate this book
Clear rating

 
Utarakan!  Sepatu...
Rate this book
Clear rating

 
The Dragon's Promise
Rate this book
Clear rating

 

Pradnya’s Recent Updates

Pradnya Paramitha is now friends with hutanbuku
201346948
Pradnya Paramitha marked as timbunan-tbr
Mantan Rasa Setan by Aya Widjaja
Mantan Rasa Setan
by Aya Widjaja (Goodreads Author)
Rate this book
Clear rating
Holy Mother by Rikako Akiyoshi
Rate this book
Clear rating
Pradnya Paramitha marked as timbunan-tbr
Allure's Reminiscence by Aya Widjaja
Allure's Reminiscence
by Aya Widjaja (Goodreads Author)
Rate this book
Clear rating
Pradnya Paramitha rated a book really liked it
Suspect in My Sight by Bella Pustika
Rate this book
Clear rating
Pradnya Paramitha is currently reading
Win-win Solution by Hilda Wardani
Rate this book
Clear rating
Pradnya Paramitha rated a book really liked it
Boneka Sandya by Eve Shi
Boneka Sandya
by Eve Shi (Goodreads Author)
Rate this book
Clear rating
Pradnya Paramitha finished reading
Suspect in My Sight by Bella Pustika
Rate this book
Clear rating
Pradnya Paramitha is on page 228 of 360 of Suspect in My Sight
Suspect in My Sight by Bella Pustika
Rate this book
Clear rating
Pradnya Paramitha started reading
Suspect in My Sight by Bella Pustika
Rate this book
Clear rating
More of Pradnya's books…
Quotes by Pradnya Paramitha  (?)
Quotes are added by the Goodreads community and are not verified by Goodreads. (Learn more)

“Oh, boys. Heran gue. Pikiran lo yang kotor, kenapa gue yang disuruh nutupin badan?”
Pradnya Paramitha, Algoritme Rasa

“Pada akhirnya, aku mengerti kalau ada alasan lain yang membuat seseorang bisa bersama atau nggak. Cinta bukan apa-apa tanpa logika. Cinta bukan apa-apa tanpa pilihan. Sebab pada akhirnya, bukan cinta, melainkan pilihan yang menciptakan segalanya. Sartre benar. Manusia dikutuk untuk bebas. Setiap detik, kita dihadapkan pada pilihan-pilihan dan kita punya kebebasan mutlak untuk menentukan. Lalu bersama itulah, kita manusia, berpikir, belajar, dan growing up.”
Pradnya Paramitha, Kala Langit Abu-Abu

“Kalau menurut gue sih lipstik teman selalu terlihat lebih cetar.”
Pradnya Paramitha, Algoritme Rasa

“Oh, boys. Heran gue. Pikiran lo yang kotor, kenapa gue yang disuruh nutupin badan?”
Pradnya Paramitha, Algoritme Rasa

“Kalau menurut gue sih lipstik teman selalu terlihat lebih cetar.”
Pradnya Paramitha, Algoritme Rasa

“Ketika sebuah hubungan dilandasi oleh cinta, hubungan itu akan tahan banting. Cinta adalah senjata untuk menghadapi segala macam situasi. Susah senang, semua bukan masalah selama masih ada cinta.”
Pradnya Paramitha, After Wedding

“Kenangan memang sering menjebak. Tapi, sebaiknya, kenangan tetap jadi kenangan. Jangan diubah jadi harapan. Jadikan pelajaran. Kalau lo mengubah kenangan jadi harapan, selamanya lo jalan di tempat. Nggak maju-maju”
Pradnya Paramitha, After Wedding

“Pada akhirnya, aku mengerti kalau ada alasan lain yang membuat seseorang bisa bersama atau nggak. Cinta bukan apa-apa tanpa logika. Cinta bukan apa-apa tanpa pilihan. Sebab pada akhirnya, bukan cinta, melainkan pilihan yang menciptakan segalanya. Sartre benar. Manusia dikutuk untuk bebas. Setiap detik, kita dihadapkan pada pilihan-pilihan dan kita punya kebebasan mutlak untuk menentukan. Lalu bersama itulah, kita manusia, berpikir, belajar, dan growing up.”
Pradnya Paramitha, Kala Langit Abu-Abu

No comments have been added yet.