Indah > Indah's Quotes

Showing 1-30 of 37
« previous 1
sort by

  • #1
    Meg Cabot
    “I may have been dead for the past hundred and fifty years, Susannah,...but that doesn't mean I don't know how people say good night. And generally, when people say good night, they keep their tongues to themselves.”
    Meg Cabot, Ninth Key

  • #2
    Meg Cabot
    “That hurt querida, that really hurt”
    Meg Cabot, Shadowland

  • #3
    Meg Cabot
    “Querida”
    Meg Cabot, Shadowland

  • #4
    Meg Cabot
    “You know. Life's short. If you don't try new things, you'll never know what you're best at. And you can only make time for new things by quitting the things you know don't work for you.”
    Meg Cabot, Teen Idol: A Young Adult Novel of High School Secrets, Hollywood Stars, and Tabloid Chaos

  • #5
    Meg Cabot
    “Especially if he called me querida again.”
    Meg Cabot, Reunion

  • #6
    Meg Cabot
    “When people look you in the eye and call you stupid, dont look away, but tell them that half of the world is stupid and they are one of them because they are dening their own stupidity.”
    Meg Cabot

  • #7
    Ilana Tan
    “Suatu kali hidup melambungkanmu setinggi langit,kali lainnya hidup menghempaskanmu begitu keras ke bumi”
    Ilana Tan, Autumn in Paris
    tags: life

  • #8
    Meg Cabot
    “[...] even in the cruelest human being there can exist a flower of good. Maybe just the tiniest blossom, in need of water and sunlight, but a flower just the same.”
    Meg Cabot, Shadowland

  • #9
    Ilana Tan
    “Selama dia bahagia, aku juga akan bahagia. Sesederhana itu.”
    Ilana Tan, Autumn in Paris

  • #10
    Ilana Tan
    “Seandainya masih ada harapan - sekecil apapun untuk mengubah kenyataan, ia bersedia menggantungkan seluruh hidupnya demi harapan.”
    Ilana Tan, Autumn in Paris

  • #11
    Ilana Tan
    “Dulu kalau aku tak begitu, kini bagaimana aku?
    Dulu kalau aku tak di situ, kini di mana aku?
    Kini kalau aku begini, kelak bagaimana aku?
    Kini kalau aku di sini, kelak di mana aku?

    Tak tahu kelak ataupun dulu
    Cuma tahu kini aku begini
    Cuma tahu kini aku di sini
    Dan kini aku melihatmu”
    Ilana Tan

  • #12
    Ilana Tan
    “Kenapa harus takut gelap kalau ada banyak hal indah yang hanya bisa dilihat sewaktu gelap?
    -Nishimura Kazuto”
    Ilana Tan, Winter in Tokyo

  • #13
    Windhy Puspitadewi
    “Kalau ada kupu-kupu yang terperangkap di sarang laba-laba, orang cenderung akan menolong kupu-kupu itu walaupun mungkin si laba-laba belum makan selama berhari-hari..Tapi gimana kalau yang terperangkap adalah ulat yang belum jadi kupu-kupu? Orang tetap nolong nggak? Padahal, keduanya sama. Di dunia ini, memang harus cantik supaya ditolong.”
    Windhy Puspitadewi

  • #14
    Windhy Puspitadewi
    “Aku baca buku karena aku suka, bukan karena aku mengharap suatu penilaian dari orang-orang di sekitar aku. Bukan karena aku ingin dianggap hebat atau pintar atau berpendidikan atau beradab cuma karena udah baca sebuah karya sastra.”
    Windhy Puspitadewi

  • #15
    Windhy Puspitadewi
    “Emang, batas antara genius dan gila cuma setipis kertas!”
    Windhy Puspitadewi, Let Go
    tags: humor

  • #16
    Windhy Puspitadewi
    “Batas antara keras kepala dan bodoh itu sangat tipis.”
    Windhy Puspitadewi, Let Go
    tags: humor

  • #17
    Windhy Puspitadewi
    “Tapi… karena nggak tahu apa-apa itulah, esok hari jadi sesuatu yang layak ditunggu, kan?”
    Windhy Puspitadewi, Let Go

  • #18
    Windhy Puspitadewi
    “Orang yang nggak bisa menghargai dirinya sendiri, nggak akan pernah bisa menghargai orang lain.”
    Windhy Puspitadewi, Let Go

  • #19
    Windhy Puspitadewi
    “Walaupun kita hebat di musik, olahraga, seni, ataupun sastra, selama kita nggak menguasai sains, kita tetap nggak akan dianggap pintar. Sebenarnya, apa salahnya hebat dalam suatu bidang yang nggak berhubungan sama angka?... Itu sama saja menganggap Beethoven itu bodoh, Van Gogh itu idiot, Pele itu bego, dan Shakespeare itu tolol.”
    Windhy Puspitadewi, Let Go

  • #20
    Windhy Puspitadewi
    “Ketika wanita menangis, itu bukan berarti dia sedang mengeluarkan senjata terampuhnya, melainkan justru berarti dia sedang mengeluarkan senjata terakhirnya.”
    “Ketika wanita menangis, itu bukan berarti dia tidak berusaha menahannya, melainkan karena pertahanannya sudah tak mampu lagi membendung air matanya.”
    “Ketika wanita menangis, itu bukan karena dia ingin terlihat lemah, melainkan karena dia sudah tidak sanggup berpura – pura kuat”
    Windhy Puspitadewi, Let Go

  • #21
    Windhy Puspitadewi
    “Sesekali, minta tolong nggak ada salahnya, kan?... Lagian itu bikin kamu kelihatan lebih manusiawai.”
    Windhy Puspitadewi, Let Go

  • #22
    Windhy Puspitadewi
    “Impian itu seperti sayap. Dia membawamu pergi ke berbagai tempat. Kurasa, mamamu sadar akan hal itu. Dia tahu, kalau dia mencegah mimpimu, itu sama aja dengan memotong sayap burung. Burung tersebut memang nggak akan lari, tapi burung tanpa sayap sudah bukan burung lagi. Dan manusia tanpa mimpi, sudah bukan manusia lagi.”
    Windhy Puspitadewi, Let Go

  • #23
    Windhy Puspitadewi
    “Karena kamu nggak sadar kalau kamu keren itulah kamu jadi sangat keren. Orang yang menyukai dirinya sendiri apa adanya dan nggak pernah berusaha jadi orang lain adalah orang yang sangat keren.”
    Windhy Puspitadewi, Let Go

  • #24
    Windhy Puspitadewi
    “Tolong! Berhentilah bersikap baik sama semua orang. Beberapa orang bisa salah arti sama kebaikanmu itu… dan, berhenti deh, mengumbar kata ‘suka’ ke sembarang orang. Kamu bisa nyakiti hati seseorang tanpa kamu sadari.”
    Windhy Puspitadewi, Let Go

  • #25
    Windhy Puspitadewi
    “Kamu nggak akan bisa menyenangkan hati semua orang, Sar. Itu sebabnya kamu harus belajar bilang ‘NGGAK’.”
    Windhy Puspitadewi, Let Go

  • #26
    Windhy Puspitadewi
    “Kadang-kadang, kata-kata yang kita ucapkan emang nggak sesuai sama mukamu.”
    Windhy Puspitadewi, Let Go
    tags: humor

  • #27
    Windhy Puspitadewi
    “Kamu pernah merasakan sakit hati? Rasanya sakit sekali. Perih dan bikin mual, marah, dan sedih dalam satu waktu.”
    Windhy Puspitadewi, Let Go
    tags: love

  • #28
    Windhy Puspitadewi
    “Orang yang baca banyak buku kayak kamu dan menguasai sejarah nggak mungkin bodoh. Kamu cuma sial karena hidup di tempat dan waktu yang salah. Tempat dan waktu ketika kamu dianggap bodoh kalau kamu nggak pintar dalam hal yang namanya sains.”
    Windhy Puspitadewi

  • #29
    Frank Zappa
    “So many books, so little time.”
    Frank Zappa

  • #30
    “Terkadang hidup akan menjadi lebih mudah jika kita tidak dihadapkan pada banyak pilihan, benar bukan?”
    Devania Annesya, Ubur-Ubur Kabur



Rss
« previous 1