Ayu Paramitha > Ayu's Quotes

Showing 1-8 of 8
sort by

  • #1
    Soe Hok Gie
    “Manusia dibentuk oleh ambisi mengenai masa depan, dibentuk oleh kenyataan-kenyataan kini, dan pengalaman-pengalaman masa lampau. Seorang pun tak dapat membebaskan dirinya dari masa lampau. Pengalaman-pengalaman pribadi memberi warna pada pandangan dan sikap hidup seorang untuk seterusnya.”
    Soe Hok Gie

  • #2
    Soe Hok Gie
    “Kebenaran hanya ada di langit dan dunia hanyalah palsu dan palsu.”
    Soe Hok Gie, Catatan Seorang Demonstran

  • #3
    Soe Hok Gie
    “Tetapi aku mempunyai kesadaran yang teguh, bahwa “let the dead, be dead. There are man and women so lonely. They believe, god is now we.”
    Soe Hok Gie

  • #4
    Soe Hok Gie
    “Aku tidak percaya bentuk Tuhan apa pun, kecuali yang sesuai dengan idealku sendiri. Aku pun tak yakin (pasti malah) tentang ke-tak-ada-annya nasib. Juga tak percaya kita juga. Dewasa ini aku berpendapat bahwa kita adalah pion dari diri kita sendiri sebagai keseluruhan. Kita adalah arsitek nasib kita, tapi kita tak pernah dapat menolaknya. Kita asing, ya kita asing dari ciptaan kita sendiri. Itulah aku kira mengapa kita harus belajar sejarah dan dalam hal ini mengapa aku pesimis.”
    Soe Hok Gie, Catatan Seorang Demonstran

  • #5
    Soe Hok Gie
    “Nasib terbaik adalah tidak dilahirkan, yang kedua dilahirkan tapi mati muda, dan yang tersial adalah umur tua. Rasa-rasanya memang begitu. Bahagialah mereka yang mati muda.”
    Soe Hok Gie

  • #6
    Soe Hok Gie
    “Kita tak pernah menanamkan apa-apa, kita tak'kan pernah kehilangan apa-apa”
    Soe Hok Gie, Soe Hok-Gie...Sekali Lagi: Buku Pesta dan Cinta di Alam Bangsanya

  • #7
    Soe Hok Gie
    “Yang paling berharga dan hakiki dalam kehidupan adalah dapat mencintai, dapat iba hati, dapat merasai kedukaan”
    Soe Hok Gie

  • #8
    Soe Hok Gie
    “The eagle flies alone”
    Soe Hok Gie, Soe Hok-Gie...Sekali Lagi: Buku Pesta dan Cinta di Alam Bangsanya



Rss