Find & Share Quotes with Friends

Cawan Aksara Quotes

Quotes tagged as "cawan-aksara" Showing 1-9 of 9
“Pada suatu hari ketika puisi pergi, tertatih mengeja huruf di langit. Tidak ada lagi ruang yang tersisa kecuali kehampaan kata. Semua kosong seperti sepi, meski tidak ada malam hari.”
― Navida Suryadilaga, Cawan Aksara

“Berkaca dan mempelajari atas kekurangan yang dimiliki, supaya membuat sadar diri. Menjaga agar tidak semena-mena atas kelebihan yang dimiliki, supaya membuat tahu diri. Semua hanya sedikit cara bentuk penerimaan diri sebagai manusia. Selebihnya, kesempurnaan hanyalah milik Dia.”
― Navida Suryadilaga

“Rasa yang bergetar adalah cinta yang tak perlu menggugat pertemuan.”
― Navida Suryadilaga

“Oranye yang bias oleh lebam awan-awan, merangkum gerimis pada binar mesin tik usang. Juga jendela pada setiap lembarnya, menghapus keringat dahi yang diperas saat memasak bakmi.”
― Navida Suryadilaga

“Aku mewarna mu pada binar kelopak mata”
― Navida Suryadilaga

“Air mata adalah bicara tanpa kata melukis tanpa warna dan menulis tanpa aksara.”
― Navida Suryadilaga

“Siapa yang menebar abu-abu, akan menuai mendung. Basah kelopak mataku semakin deras menderai, dan itu adalah hujanmu.”
― Navida Suryadilaga

“Pasanglah sepasang hak, karena kamu berhak. Gugur kelopak bunga, pecah kelopak air mata.”
― Navida Suryadilaga

“Membidik busur langit, cakrawala yang berkarat. Seluas angkasa akan ku taklukkan. Karena Aku, Putri Ayahku....”
― Navida Suryadilaga