78,137 books
—
291,345 voters
Aldythtryingtoread
https://www.goodreads.com/aldythairlangga
“Free trade. This was always the British line of argument – free trade, free competition, an equal playing field for all. Only it never ended up that way, did it? What ‘free trade’ really meant was British imperial dominance, for what was free about a trade that relied on a massive build-up of naval power to secure maritime access? When mere trading companies could wage war, assess taxes, and administer civil and criminal justice?”
― Babel
― Babel
“Dulu suatu bangsa bisa hidup aman di tengah-tengah padang pasir atau hutan. Sekarang tidak. Ilmu pengetahuan modern mengusik siapa saja dari keamanan dan kedamaiannya. Juga manusia sebagai makhluk sosial dan sebagai individu tidak lagi bisa merasa aman. Dia dikejar-kejar selalu, karena ilmu pengetahuan modern memberikan inspirasi dan nafsu untuk menguasai: alam dan manusia sekaligus. Tak ada kekuatan lain yang bisa menghentikan nafsu berkuasa ini kecuali lmu pengetahuan itu sendiri yang lebih unggul, di tangan manusia yang lebih berbudi...”
― Child of All Nations
― Child of All Nations
“Berapa kati kiranya yang dipikul lelaki bercelana tanggung hitam di depan sana itu? Aku tak tahu. Ia memikul keranjang tinggi kacangtanah. Akan dijual pada siapa? Di mana? Kacang cuma sepikul itu? Aku tak tahu. Berapa harganya? Aku tak tahu. Apa cukup untuk makan barang seminggu? Aku tak tahu. Tak tahu! Tak tahu! Apa badannya cukup sehat untuk memikul? Juga tidak tahu. Apa ia terpaksa memikulnya? Makin tidak tahu. Berapa panennya dalam setiap seratus meter persegi? Gila! Pertanyaan ini mulai menganiaya pikiran. Ya, itu baru tentang seorang pemikul kacang, kau, goblok yang tinggi hati! Kalau kau tidak tahu tentang pokok sekecil itu, kau hanya melihat tubuhnya dan geraknya. Sungguh memalukan kalau kau menulis tentangnya, hei, kau pengarang kepala besar!”
― Child of All Nations
― Child of All Nations
“Tahu tuan, mereka, entah berbangsa apa, yang tidak menulis dalam bahasanya sendiri kebanyakan orang yang mencari pemuasan kebutuhan dirinya sendiri, tidak mau mengenal kebutuhan bangsa yang menghidupinya, karena kebanyakan memang tidak mengenal bangsanya sendiri?”
―
―
“Tidak, Nak, ini perbuatan manusia. Direncanakan oleh otak manusia, oleh hati manusia yang degil. Pada manusia kita harus hadapkan kata-kata kita. Tuhan tidak pernah berpihak pada yang kalah.
Bukan pada siapa pun. Hanya pada manusia.”
― Child of All Nations
Bukan pada siapa pun. Hanya pada manusia.”
― Child of All Nations
Aldythtryingtoread’s 2025 Year in Books
Take a look at Aldythtryingtoread’s Year in Books, including some fun facts about their reading.
More friends…
Polls voted on by Aldythtryingtoread
Lists liked by Aldythtryingtoread



























