Aldythtryingtoread

Add friend
Sign in to Goodreads to learn more about Aldythtryingtoread.

https://www.goodreads.com/aldythairlangga

How to Stand Up t...
Rate this book
Clear rating

progress: 
 
  (page 36 of 320)
Apr 07, 2026 11:03AM

 
Katabasis
Aldythtryingtoread is currently reading
by R.F. Kuang (Goodreads Author)
Rate this book
Clear rating

progress: 
 
  (page 39 of 550)
Oct 09, 2025 10:21AM

 
Rumah Kopi Singa ...
Rate this book
Clear rating

progress: 
 
  (page 99 of 206)
Jan 29, 2025 03:34AM

 
Loading...
R.F. Kuang
“Free trade. This was always the British line of argument – free trade, free competition, an equal playing field for all. Only it never ended up that way, did it? What ‘free trade’ really meant was British imperial dominance, for what was free about a trade that relied on a massive build-up of naval power to secure maritime access? When mere trading companies could wage war, assess taxes, and administer civil and criminal justice?”
R.F. Kuang, Babel

Pramoedya Ananta Toer
“Dulu suatu bangsa bisa hidup aman di tengah-tengah padang pasir atau hutan. Sekarang tidak. Ilmu pengetahuan modern mengusik siapa saja dari keamanan dan kedamaiannya. Juga manusia sebagai makhluk sosial dan sebagai individu tidak lagi bisa merasa aman. Dia dikejar-kejar selalu, karena ilmu pengetahuan modern memberikan inspirasi dan nafsu untuk menguasai: alam dan manusia sekaligus. Tak ada kekuatan lain yang bisa menghentikan nafsu berkuasa ini kecuali lmu pengetahuan itu sendiri yang lebih unggul, di tangan manusia yang lebih berbudi...”
Pramoedya Ananta Toer, Child of All Nations

Pramoedya Ananta Toer
“Berapa kati kiranya yang dipikul lelaki bercelana tanggung hitam di depan sana itu? Aku tak tahu. Ia memikul keranjang tinggi kacangtanah. Akan dijual pada siapa? Di mana? Kacang cuma sepikul itu? Aku tak tahu. Berapa harganya? Aku tak tahu. Apa cukup untuk makan barang seminggu? Aku tak tahu. Tak tahu! Tak tahu! Apa badannya cukup sehat untuk memikul? Juga tidak tahu. Apa ia terpaksa memikulnya? Makin tidak tahu. Berapa panennya dalam setiap seratus meter persegi? Gila! Pertanyaan ini mulai menganiaya pikiran. Ya, itu baru tentang seorang pemikul kacang, kau, goblok yang tinggi hati! Kalau kau tidak tahu tentang pokok sekecil itu, kau hanya melihat tubuhnya dan geraknya. Sungguh memalukan kalau kau menulis tentangnya, hei, kau pengarang kepala besar!”
Pramoedya Ananta Toer, Child of All Nations

Pramoedya Ananta Toer
“Tahu tuan, mereka, entah berbangsa apa, yang tidak menulis dalam bahasanya sendiri kebanyakan orang yang mencari pemuasan kebutuhan dirinya sendiri, tidak mau mengenal kebutuhan bangsa yang menghidupinya, karena kebanyakan memang tidak mengenal bangsanya sendiri?”
Pramoedya Ananta Toer

Pramoedya Ananta Toer
“Tidak, Nak, ini perbuatan manusia. Direncanakan oleh otak manusia, oleh hati manusia yang degil. Pada manusia kita harus hadapkan kata-kata kita. Tuhan tidak pernah berpihak pada yang kalah.

Bukan pada siapa pun. Hanya pada manusia.”
Pramoedya Ananta Toer, Child of All Nations

year in books
Widhya
171 books | 163 friends

Ardhias...
2 books | 26 friends

n
n
117 books | 7 friends

rizka
197 books | 8 friends

dhania
318 books | 21 friends

Rea
Rea
430 books | 47 friends

Anas Ah
166 books | 3 friends

daffaak...
203 books | 66 friends

More friends…
Bumi Manusia by Pramoedya Ananta ToerRaden Mandasia si Pencuri Daging Sapi by Yusi Avianto PareanomArus Balik by Pramoedya Ananta Toer
Best Books Ever
78,137 books — 291,345 voters


Favorite Genres



Polls voted on by Aldythtryingtoread

Lists liked by Aldythtryingtoread