Serly

Add friend
Sign in to Goodreads to learn more about Serly.

https://www.goodreads.com/arfsrly_

America's Deadlie...
Rate this book
Clear rating

 
The Prince
Serly is currently reading
bookshelves: currently-reading
Rate this book
Clear rating

 
Loading...
Tere Liye
“Wahai, wanita-wanita yang hingga usia tiga puluh, empat puluh, atau lebih dari itu, tapi belum juga menikah (mungkin kerana kekurangan fizikal, tidak ada kesempatan, atau tidak pernah 'terpilih' di dunia yang amat keterlaluan mencintai harta dan penampilan wajah.) Yakinlah, wanita-wanita solehah yang sendiri, namun tetap mengisi hidupnya dengan indah, bersedekah dan berkongsi, berbuat baik dan bersyukur. Kelak di hari akhir sungguh akan menjadi bidadari-bidadari syurga. Dan khabar baik itu pastilah benar, bidadari syurga parasnya cantik luar biasa.”
Tere Liye, Bidadari Bidadari Surga

Tere Liye
“Hidup harus terus berlanjut,tidak peduli seberapa menyakitkan atau membahagiakan, biar waktu yg menjadi obat”
Tere Liye, Ayahku (Bukan) Pembohong

Tere Liye
“Begitulah kehidupan, Ada yang kita tahu, ada pula yang tidak kita tahu. Yakinlah, dengan ketidak-tahuan itu bukan berarti Tuhan berbuat jahat kepada kita. Mungkin saja Tuhan sengaja melindungi kita dari tahu itu sendiri.”
Tere Liye, Rembulan Tenggelam Di Wajahmu

Tere Liye
“Maha Suci Engkau Ya Allah, yang telah menciptakan perasaan. Maha Suci Engkau yang telah menciptakan ada dan tiada. Hidup ini adalah penghambaan. Tarian penghambaan yang sempurna. Tak ada milik dan pemilik selain Engkau. Tak ada punya dan mempunyai selain Engkau.
Tetapi mengapa Kau harus menciptakan perasaan? Mengapa Kau harus memasukkan bongkah yang disebut dengan "perasaan" itu pada mahkluk ciptaanMu? Perasaan kehilangan...perasaan memiliki...perasaan mencintai...
Kami tak melihat, Kau berikan mata; kami tak mendengar, Kau berikan telinga; Kami tak bergerak, Kau berikan kaki. Kau berikan berpuluh-puluh nikmat lainnya. Jelas sekali, semua itu berguna! Tetapi mengapa Kau harus menciptakan bongkah itu? Mengapa Kau letakkan bongkah perasaan yang seringkali menjadi pengkhianat sejati dalam tubuh kami. Mengapa? ”
Tere Liye, Hafalan Shalat Delisa

Tere Liye
“Daun yang jatuh tak pernak membenci angin. Dia membiarkan dirinya jatuh begitu saja. Tak melawan. Mengikhlaskan semuanya.”
Tere Liye, Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin

132072 Ask James Rollins - Wednesday, April 23rd! — 232 members — last activity May 04, 2014 08:07AM
Join us on Wednesday, April 23rd for a special discussion with New York Times bestselling author author James Rollins! James will be discussing his ne ...more
year in books
Pinto B...
167 books | 270 friends

Ika Nat...
114 books | 1,611 friends

Rista S...
233 books | 149 friends

Uda Dalias
15 books | 242 friends

Fadlul ...
151 books | 72 friends

Visi Nu...
0 books | 219 friends

Hantyan...
74 books | 159 friends

Hernand...
1 book | 270 friends

More friends…



Polls voted on by Serly

Lists liked by Serly