Status Updates From Chiru'un, Disciples of Luan
Chiru'un, Disciples of Luan by
Status Updates Showing 1-26 of 26
Marchel
is on page 82 of 542
"Manusia memang selalu demikian. Sedikit berbeda, mereka merasa tersentak. Berbeda dari kaumnya, mereka seakan tertusuk. Berbeda dari anutannya, mereka serasa terpukul. Tapi sesungguhnya, siapakah di dunia ini yang sama? Bahkan, diri mereka sendiri selalu berlainan dari waktu ke waktu. Jikalau demikian, mengapa mereka tidak mencela saja diri mereka sendiri? Sungguh, mereka membuta"
— Jun 16, 2016 11:12PM
Add a comment
Demeter Aulia
is on page 514 of 542
Setelah mereka keluar dari gerbang dengan kunci hitam, banyak banget deskripsinya. Kepanjangan. Membosankan. Skip skip skip banyak paragraf. Fiuh.
— May 03, 2015 08:36AM
Add a comment
Demeter Aulia
is on page 309 of 542
Udah lama sekali membeli buku ini, pas awal² baca terasa bosan. Lalu, tanpa sengaja melihatnya dan meneruskan membaca. Ternyata, aku melewatkan hal penting. Buku ini sangat menarik! Gaya penceritaannya dll. Sampai disini, konflik percintaannya yg elegan memikat sekali
— May 02, 2015 12:20PM
Add a comment
Ardani Subagio
is on page 150 of 542
Aku suka cara penulis masukin unsur2 budaya secara perlahan2, teranya nyambung dengan dunianya. Dan dia juga bisa bikin kepribadian 9 murid + 1 guru terasa unik dan benar2 berkarakter.
— Nov 09, 2013 05:47AM
Add a comment
Mahfudz D.
is on page 515 of 542
Kenapa tiba-tiba muncul sajak berbahasa Inggris? -____-
— Aug 14, 2012 12:18AM
Add a comment
Mahfudz D.
is on page 393 of 542
cerita 'terpadat' yang pernah saya baca...
— Aug 10, 2012 01:25AM
Add a comment
Mahfudz D.
is on page 211 of 542
Aku mulai menyukainya, tapi kok tiba-tiba udah tiga tahun aja ^^
— Aug 05, 2012 02:19AM
Add a comment
Mahfudz D.
is on page 186 of 542
Rasanya mulai kenyang dengan berbagai petuah yang disampaikan dengan bahasa berbunga-bunga
-______-
— Aug 03, 2012 08:04PM
Add a comment
-______-
Dion Yulianto
is on page 307 of 542
Ada cinta-cintaan versi abg-nya juga ternyata hehehe. Membaca ini kayak belajar ilmu dan filsafat Tao aja ini buku
— Jun 15, 2012 06:35PM
Add a comment
Dion Yulianto
is on page 171 of 542
Duh kapan ini perangnya, kok malah belajar kata-kata mutiara terus? #lemot mode on
— Jun 07, 2012 08:03PM
Add a comment
Dion Yulianto
is on page 117 of 542
Buat apa ada langit dan Bumi? buat apa ada padang dan rumput? semuanya untuk mengenang yang tak terjawab. untuk memuji yang tanpa suara. Untuk tulus pada yang tak terjawab. untuk menyayang tanpa dalih.
— Jun 01, 2012 09:35PM
Add a comment
Dion Yulianto
is on page 92 of 542
Ia memahami bahwa takdir akan sia-sia jika dikhawatirkan atau dilamunkan. .... manusia yang bijak hanya bisa jujur menanggapi takdir. Karenanya, ia akan bisa bertahan terhadap derita maupun kemuliaan"
— May 29, 2012 09:46PM
Add a comment
Dion Yulianto
is on page 79 of 542
"Manusia memang selalu demikian. Sedikit berbeda mereka tersentak. Berbeda dari anutannya, mereka serasa terpukul. tetapi, siapakah di dunia ini yang sesungguhnya sama? bahkan, diri mereka sendiri selalu berlainan dari waktu ke waktu. Jika demikian, mengapa mereka tidak emncela dirinya sendiri?"
— May 29, 2012 08:58PM
Add a comment


