Status Updates From Kekerasan Budaya Pasca 1965...
Kekerasan Budaya Pasca 1965: Bagaimana Orde Baru Melegitimasi Anti-Komunisme Melalui Sastra dan Film by
Status Updates Showing 1-30 of 314
Manggala Bagaskoro
is on page 82 of 334
HEEEY ANTEK ANTEK ASENG
— Apr 15, 2026 08:36PM
Add a comment
Febritri
is on page 102 of 333
"Ketika ratusan ribu manusia yang dituduh komunis disembelih oleh militer dan sekutunya, cita-cita kapitalisme-demokratis barat mulai terbangun kokoh dengan dikawal ketat oleh rezim militer Soeharto."
— Apr 14, 2026 06:40PM
Add a comment
rr
is on page 118 of 333
Lagi baca bagian cerpen cerpen yg dipublikasi di majalah horison (bab 5) hmmm meksens. Konsep humanisme universal yg jadi kiblat penulis waktu itu buat nyebar ideologi liberalisme barat dan anti komunis bukan cuma sekadar konflik psikologis tokoh, tapi jadi alat buat normalisasi kekerasan terhadap kaum komunis juga. Aneh, mottonya seni bersih dari politik, tapi jadiin karya sastra sbg bahan propaganda anti komunis...
— Mar 03, 2026 04:21AM
Add a comment
Nabiila
is on page 87 of 333
“Menurut mereka, konsep humanisme universal tidak dapat dianut oleh rakyat Indonesia yang sedang berada di tengah-tengah perjuangan untuk membebaskan diri dari ancaman neokolonialisme dan imperialisme Barat. Bagi mereka, humanisme harus diimplementasikan dengan cara berpihak pada rakyat, petani, pekerja, dan buruh.”
In response to Manikebu’s manifesto. Fire
— Feb 16, 2026 05:45PM
Add a comment
In response to Manikebu’s manifesto. Fire







