Status Updates From Keterampilan Membaca Laut
Keterampilan Membaca Laut by
Status Updates Showing 1-30 of 40
Novella Dwisri
is on page 68 of 84
Licentia Poetica. Baru kemarin dengar samar2 soal ini di sebuah acara. Sekarang baca di sini jadi judul puisi. Mungkin ini tanda saya harus cari tau gali lebih dalam soal hal ini. Baca puisi2 milik Mba Ama ini bikin saya speechless dgn diksi indah tegasnya.. keknya saya kebanyakan nandain puisi yg saya suka di sini. Terinspirasi abis baca novel bikin ulasannya jadi puisi kek "Layang2 Musim Dingin" deh jadinya.. Keren
— Jun 25, 2023 05:17PM
Add a comment
Novella Dwisri
is on page 36 of 84
Puisi soal "Insomnia" pas bgt rasanya krn telah di derita dari lama baru mau 3 minggu ini aja bebas dari penyakit itu. Dalem bgt larik 'diam yang tak menemukan pintu keluar' dari puisi "Jauh" di sini. Ini Windy Ariestanty di puisi "Angin Selatan" sepertinya nama yg familiar apakah novelis yg bukunya pernah dibaca ya?
'pertemuan ini semacam kebetulan. keniscayaan yg dijawab langit atas ingin dlm kepala' romantis juga!
— Jun 23, 2023 12:15AM
Add a comment
'pertemuan ini semacam kebetulan. keniscayaan yg dijawab langit atas ingin dlm kepala' romantis juga!
Novella Dwisri
is on page 16 of 84
"Orang-orang di Meja 19" jadi renungan bagian masa kecil dah jauh yg bahkan ga dikenali lagi.. Agak sedih bacanya. Cara mengakhiri puisinya juga keren tegas gitu kesannya. Kepikiran dicintai takdir tuh kek gimana ya?
"Mbumbu Doi Jawa" bilang 'takdir adalah titah dan ia sepenuhnya bukan milik dirinya sendiri' ini dalem bgt buat memaknainya.. Ada puisi buat Aan Mansyur ya. "Sebuah Kota kepada Masa Lalunya" keren jua.
— Jun 23, 2023 12:12AM
Add a comment
"Mbumbu Doi Jawa" bilang 'takdir adalah titah dan ia sepenuhnya bukan milik dirinya sendiri' ini dalem bgt buat memaknainya.. Ada puisi buat Aan Mansyur ya. "Sebuah Kota kepada Masa Lalunya" keren jua.
Novella Dwisri
is on page 8 of 84
Knp baca tiap puisinya seolah dekat ya? Suka gaya puisinya yg ceritakan pengalaman batin penyairnya melihat dunia hingga menyuarakannya pd dunia juga.. Enak bgt diksinya jadi memaknai tiap lariknya terasa baik tamparannya pun renungannya. Saya suka puisi "Kota Ini dan ketakutan di Dalamnya", "Seluruh yang Tak Bisa Disentuh Segalaku", & "Misalkan Aku dan Kau adalah Sesuatu". Judul2 puisinya juga mengundang suka sih..
— Jun 23, 2023 12:11AM
Add a comment
Novella Dwisri
is on page 3 of 84
3 puisi awal sudah menyentuh hati saya. "Awu" bikin saya mmaknai masa lalu. Keknya Awu itu nama daerah ya. "Percakapan" bikin saya merenungi hal2 yg perlu saya terjemahkan maknanya, perasaan2 sedih, & tanya2 yg belum terjawab biarlah masuk jurnal dulu tuk dibuka dijawab stelah nemu jawabannya. "Di Kedai Kopi" bikin saya lihat visualisasi rasa yg kata penulisnya 'rindu sll tiba dgn warna biru yg dikit nyeri' keren ya.
— Jun 23, 2023 12:00AM
Add a comment
Aya Canina
is on page 45 of 84
Seseba, Sosa'. Menarik sekali, aku lebih menyukai puisi-puisi yang tidak kutahu arti judulnya. Tapi mungkin jalan kita masih jauh sebelum terampil membaca laut.
— Feb 26, 2022 07:50PM
Add a comment
Aya Canina
is on page 32 of 84
Aku tertegun pada setiap judul yang aku tidak tahu artinya: Sola Mira, Mea Culpa, Ba Ode, Bangkiriang, Mbumbui Doi Jawa, Tumpe, Ayuthaya, Awu. Sementara ini, judul-judul itu menjadi puisi pamungkas dan penegasan identitas Ama Achmad.
Timbul pertanyaan: mengapa beberapa puisi tidak dibubuhi titimangsa?
— Feb 25, 2022 07:35PM
Add a comment
Timbul pertanyaan: mengapa beberapa puisi tidak dibubuhi titimangsa?









