Pentapetals’s Reviews > Cinta/Pergi > Status Update
Pentapetals
is on page 100 of 181
Again with the manga-like style. Kegiatan klub, bukan ekskul.
"[...] Klub dimana hanya kita yang merupakan anggotanya, dan kita juga yang ngebuat peraturannya"
Kamu kalo mau ngajak jadian ama Rei jujur aja kelessss.
— Sep 27, 2014 03:26AM
"[...] Klub dimana hanya kita yang merupakan anggotanya, dan kita juga yang ngebuat peraturannya"
Kamu kalo mau ngajak jadian ama Rei jujur aja kelessss.
Like flag
Pentapetals’s Previous Updates
Pentapetals
is on page 123 of 181
Okay, That's it.
Ayahnya sakit jantung dan dia masih mikir dulu mau dateng apa ngga?
Dan flashback (yang gak bisa disebut flashback juga) tentang kebaikan-kebaikan ayahnya yang dulu2 secara tiba-tiba? Setelah selama ini dia cuma bilang 'orang itu' jahat dsb, dsb.
Nope.
DNF.
— Sep 27, 2014 03:54AM
Ayahnya sakit jantung dan dia masih mikir dulu mau dateng apa ngga?
Dan flashback (yang gak bisa disebut flashback juga) tentang kebaikan-kebaikan ayahnya yang dulu2 secara tiba-tiba? Setelah selama ini dia cuma bilang 'orang itu' jahat dsb, dsb.
Nope.
DNF.
Pentapetals
is on page 107 of 181
Have I said that this novel has a weird sense of time?
No?
Well, it has weird as heck sense of time. Dan itu ngebuat gue gak yakin udah berapa hari rei minggat. Tapi masa iya sih bapaknya gak lapor polisi?
Considering dnf-ing this.
— Sep 27, 2014 03:38AM
No?
Well, it has weird as heck sense of time. Dan itu ngebuat gue gak yakin udah berapa hari rei minggat. Tapi masa iya sih bapaknya gak lapor polisi?
Considering dnf-ing this.
Pentapetals
is on page 100 of 181
And when I thought this couldn't get any worse...
"Gimana kalau namanya Klub Memandang Langit?"
[image error]
— Sep 27, 2014 03:27AM
"Gimana kalau namanya Klub Memandang Langit?"
[image error]
Pentapetals
is on page 80 of 181
*flips table*
Bapaknya ngebolehin.
Lalu terjadilah pembicaraan paling klise dari manga shoujo yang pernah gue baca.
— Sep 26, 2014 01:23AM
Bapaknya ngebolehin.
Lalu terjadilah pembicaraan paling klise dari manga shoujo yang pernah gue baca.
Pentapetals
is on page 73 of 181
This is so unrealistic.
Baru kenal. Cowok pula. Nginep di rumah cewek?
Emaknya Florina terlalu naif apa gimana sih ini? Semoga bapaknya Florina gak setuju si rei nginep
— Sep 26, 2014 01:09AM
Baru kenal. Cowok pula. Nginep di rumah cewek?
Emaknya Florina terlalu naif apa gimana sih ini? Semoga bapaknya Florina gak setuju si rei nginep
Pentapetals
is on page 64 of 181
Sampai bab 6 masih gak tahu penampakannya Rei seperti apa.
Gue sih ngebayanginnya kaya ini
— Sep 26, 2014 12:58AM
Gue sih ngebayanginnya kaya ini
Pentapetals
is on page 58 of 181
Gue bingung.
Aku turun tak jauh dari Burjo Pelangi berada
Wait wait wait. Tadi kan sebelumnya dia bilang dia jalan ke tempat Burjo ini. Kenapa tiba-tiba jadi ada ini kalimat? Dia naik apa? Angkot? Ojek? Awan Kinton???
— Sep 26, 2014 12:50AM
Aku turun tak jauh dari Burjo Pelangi berada
Wait wait wait. Tadi kan sebelumnya dia bilang dia jalan ke tempat Burjo ini. Kenapa tiba-tiba jadi ada ini kalimat? Dia naik apa? Angkot? Ojek? Awan Kinton???
Pentapetals
is on page 52 of 181
Terus duit 500 ribu itu kemana nasibnya?? Buat apa? Ngapain si flo tiba-tiba ngasih itu ke Rei?
Emangnya diawal mereka deal dengan duit??
Kok? Kok? *balik lagi ke bab 1*
— Sep 26, 2014 12:45AM
Emangnya diawal mereka deal dengan duit??
Kok? Kok? *balik lagi ke bab 1*
Pentapetals
is on page 49 of 181
"Ah, maaf, aku ngelantur," kata Florina
Kan? Manga banget kan?
— Sep 26, 2014 12:38AM
Kan? Manga banget kan?
Pentapetals
is on page 49 of 181
"Masa remaja itu singkat, Rei. Seperti halnya bunga wijaya kusuma yang mekar hanya sebentar saja. Dan pada masa yang singkat itu, kita sering menemukan diri kita berjalan tanpa arah [...] karena itu, Rei, kita harus menemukan cara untuk keluar dari kegelapan itu. Kita harus bisa menemukan cahaya penerang"
Good speech, Flo. But you are too condescending for being a teenager yourself.
— Sep 26, 2014 12:36AM
Good speech, Flo. But you are too condescending for being a teenager yourself.

