Status Updates From Cinta/Pergi
Cinta/Pergi by
Status Updates Showing 1-30 of 35
Riski Oktavian
is finished
Novel ini memang ringan sih meskipun sedikit banyak (yang baru kusadari setelah selesai membacanya) menyelipkan unsur psikologi di sini.
— Jul 30, 2022 05:27AM
Add a comment
Pentapetals
is on page 123 of 181
Okay, That's it.
Ayahnya sakit jantung dan dia masih mikir dulu mau dateng apa ngga?
Dan flashback (yang gak bisa disebut flashback juga) tentang kebaikan-kebaikan ayahnya yang dulu2 secara tiba-tiba? Setelah selama ini dia cuma bilang 'orang itu' jahat dsb, dsb.
Nope.
DNF.
— Sep 27, 2014 03:54AM
Add a comment
Ayahnya sakit jantung dan dia masih mikir dulu mau dateng apa ngga?
Dan flashback (yang gak bisa disebut flashback juga) tentang kebaikan-kebaikan ayahnya yang dulu2 secara tiba-tiba? Setelah selama ini dia cuma bilang 'orang itu' jahat dsb, dsb.
Nope.
DNF.
Pentapetals
is on page 107 of 181
Have I said that this novel has a weird sense of time?
No?
Well, it has weird as heck sense of time. Dan itu ngebuat gue gak yakin udah berapa hari rei minggat. Tapi masa iya sih bapaknya gak lapor polisi?
Considering dnf-ing this.
— Sep 27, 2014 03:38AM
Add a comment
No?
Well, it has weird as heck sense of time. Dan itu ngebuat gue gak yakin udah berapa hari rei minggat. Tapi masa iya sih bapaknya gak lapor polisi?
Considering dnf-ing this.
Pentapetals
is on page 100 of 181
And when I thought this couldn't get any worse...
"Gimana kalau namanya Klub Memandang Langit?"
[image error]
— Sep 27, 2014 03:27AM
Add a comment
"Gimana kalau namanya Klub Memandang Langit?"
[image error]
Pentapetals
is on page 100 of 181
Again with the manga-like style. Kegiatan klub, bukan ekskul.
"[...] Klub dimana hanya kita yang merupakan anggotanya, dan kita juga yang ngebuat peraturannya"
Kamu kalo mau ngajak jadian ama Rei jujur aja kelessss.
— Sep 27, 2014 03:26AM
Add a comment
"[...] Klub dimana hanya kita yang merupakan anggotanya, dan kita juga yang ngebuat peraturannya"
Kamu kalo mau ngajak jadian ama Rei jujur aja kelessss.
Pentapetals
is on page 80 of 181
*flips table*
Bapaknya ngebolehin.
Lalu terjadilah pembicaraan paling klise dari manga shoujo yang pernah gue baca.
— Sep 26, 2014 01:23AM
Add a comment
Bapaknya ngebolehin.
Lalu terjadilah pembicaraan paling klise dari manga shoujo yang pernah gue baca.
Pentapetals
is on page 73 of 181
This is so unrealistic.
Baru kenal. Cowok pula. Nginep di rumah cewek?
Emaknya Florina terlalu naif apa gimana sih ini? Semoga bapaknya Florina gak setuju si rei nginep
— Sep 26, 2014 01:09AM
Add a comment
Baru kenal. Cowok pula. Nginep di rumah cewek?
Emaknya Florina terlalu naif apa gimana sih ini? Semoga bapaknya Florina gak setuju si rei nginep
Pentapetals
is on page 64 of 181
Sampai bab 6 masih gak tahu penampakannya Rei seperti apa.
Gue sih ngebayanginnya kaya ini
— Sep 26, 2014 12:58AM
Add a comment
Gue sih ngebayanginnya kaya ini
Pentapetals
is on page 58 of 181
Gue bingung.
Aku turun tak jauh dari Burjo Pelangi berada
Wait wait wait. Tadi kan sebelumnya dia bilang dia jalan ke tempat Burjo ini. Kenapa tiba-tiba jadi ada ini kalimat? Dia naik apa? Angkot? Ojek? Awan Kinton???
— Sep 26, 2014 12:50AM
Add a comment
Aku turun tak jauh dari Burjo Pelangi berada
Wait wait wait. Tadi kan sebelumnya dia bilang dia jalan ke tempat Burjo ini. Kenapa tiba-tiba jadi ada ini kalimat? Dia naik apa? Angkot? Ojek? Awan Kinton???
Pentapetals
is on page 52 of 181
Terus duit 500 ribu itu kemana nasibnya?? Buat apa? Ngapain si flo tiba-tiba ngasih itu ke Rei?
Emangnya diawal mereka deal dengan duit??
Kok? Kok? *balik lagi ke bab 1*
— Sep 26, 2014 12:45AM
Add a comment
Emangnya diawal mereka deal dengan duit??
Kok? Kok? *balik lagi ke bab 1*
Pentapetals
is on page 49 of 181
"Ah, maaf, aku ngelantur," kata Florina
Kan? Manga banget kan?
— Sep 26, 2014 12:38AM
Add a comment
Kan? Manga banget kan?
Pentapetals
is on page 49 of 181
"Masa remaja itu singkat, Rei. Seperti halnya bunga wijaya kusuma yang mekar hanya sebentar saja. Dan pada masa yang singkat itu, kita sering menemukan diri kita berjalan tanpa arah [...] karena itu, Rei, kita harus menemukan cara untuk keluar dari kegelapan itu. Kita harus bisa menemukan cahaya penerang"
Good speech, Flo. But you are too condescending for being a teenager yourself.
— Sep 26, 2014 12:36AM
Add a comment
Good speech, Flo. But you are too condescending for being a teenager yourself.
Pentapetals
is on page 37 of 181
Kalau tadi kaya adegan dari sinetron, sekarang adegan yang straight from a manga.
Aku jarang sekali menerima ucapan terima kasih--paling-paling hanya dari orang yang tidak sengaja kutolong--dan itu sebenarnya cukup membuatku senang.
There's something that irks me so much from this sentence. Apa itu, masih belum bisa tahu
— Sep 26, 2014 12:28AM
Add a comment
Aku jarang sekali menerima ucapan terima kasih--paling-paling hanya dari orang yang tidak sengaja kutolong--dan itu sebenarnya cukup membuatku senang.
There's something that irks me so much from this sentence. Apa itu, masih belum bisa tahu
Pentapetals
is on page 37 of 181
Oke ini sebenernya masih pagi, udah siang atau malah sebelum subuh sih si rei makan???
— Sep 25, 2014 11:59PM
Add a comment
Pentapetals
is on page 34 of 181
"Kemarin, aku ngikutin busmu"
*eeeek*Stalker alert*eeeek*Stalker alert
— Sep 25, 2014 11:55PM
Add a comment
*eeeek*Stalker alert*eeeek*Stalker alert
Pentapetals
is on page 27 of 181
rasanya seperti adegan sinetron. Premannya dari tahun 80an ya? kalo ngomongnya kaya gini sih masih sopan untuk taraf preman...
— Sep 25, 2014 09:36PM
Add a comment
Pentapetals
is on page 6 of 181
"kamu ternyata baik, rei. nggak kayak berandalan lain" [.....] "itu bukan urusanmu" *snorts* oh my god tsundere banget ini...
— Sep 25, 2014 05:17AM
Add a comment
Anindito Alfaritsi
is on page 110 of 181
the pin kinda randomly appears
— Sep 17, 2014 05:58PM
Add a comment
Anindito Alfaritsi
is on page 45 of 181
... ... Um... *terdiam*
— Sep 07, 2014 07:37PM
Add a comment
Dini Novita Sari
is on page 91 of 181
-c-
terus ini apa aku yg bego ya, di halaman 91 ini permainan kalimat seperti apa ya:
"Ah, bukan. Florina bukanlah malaikat. Bagiku, Florina memang benar-benar merupakan malaikat."
Maksud loohh? sudah coba ngutak-atik kodenya nggak dapat2, nih. Bego kali ya saya. :(
— Aug 20, 2014 06:55AM
Add a comment
terus ini apa aku yg bego ya, di halaman 91 ini permainan kalimat seperti apa ya:
"Ah, bukan. Florina bukanlah malaikat. Bagiku, Florina memang benar-benar merupakan malaikat."
Maksud loohh? sudah coba ngutak-atik kodenya nggak dapat2, nih. Bego kali ya saya. :(
Dini Novita Sari
is on page 91 of 181
Oke, sudah mengabaikan typo, kata2 nggak baku, tapi aku mulai mentok dan lost nih di halaman ini. seriously, editor, kalian nggak bisa menyepelekan masalah susunan kalimat yg salah hanya dg dalih "ide ceritanya bagus lho". what the heck are you thinking of? pembaca nggak bisa nikmatin. masa iya pakai POV 1 tapi beberapa kali kepeleset pakai "dirinya" atau nyebut nama sendiri padahal biasanya "aku"?
— Aug 20, 2014 06:54AM
Add a comment



