I Gede Matra Agastya’s Reviews > Arsitektur Yang Lain: Sebuah Kritik Arsitektur > Status Update
I Gede Matra Agastya
is on page 101 of 245
kadang kala saat kita mencoba berinovasi, karena tanpa pertimbangan yang mendalam, kita justru hanya mengimitasi sebuah karya dengan sembrono dan menghilangkan value-nya. dan parahnya selalu ada pembenaran dengan alasan efisiensi, fenomena kitsch yang tanpa disadari sering terjadi, sungguh realita yang sangat menampar
— Jan 08, 2023 01:31AM
Like flag
I Gede’s Previous Updates
I Gede Matra Agastya
is finished
kita sering mendorong pemikiran anak kecil untuk mengikuti pemikiran orang dewasa yang kaku dan terkungkung. sedangkan di dalam otak mereka adalah tergambar sebuah kebebasan dan ketidakteraturan yang justru membuat mereka bahagia, dan kekakuan dari orang dewasalah yang membuat mereka tidak bahagia, (tentu itu juga yang bikin orang dewasa tidak bahagia) kita bisa lihat banyak terapi untuk orang dewasa--
— May 13, 2023 05:57AM
I Gede Matra Agastya
is on page 185 of 245
bab berjudul 'wajah' mengingatkanku tentang rumah rumah yang katanya bergaya modern yang banyak dianut banyak developer perumahan sejak beberapa tahun belakangan ini. aku lebih suka nyebut rumah mereka bergaya 'developer modern' dari pada gaya modern itu sendiri. esensi dari modernismenya sudah ga ada
— May 09, 2023 08:45AM
I Gede Matra Agastya
is on page 148 of 245
"...arsitektur berkelanjutan adalah arsitektur yang pertama tama mengangkat harga diri dan martabat manusia, baru kemudian masalah energi dan teknologi. Dan dia tidak berbicara tentang teknologi tinggi." (hal. 120)
yaa, itu selalu dikaitkan dengan penggunaan teknologi maju yang lebih irit energi dan ramah lingkungan, tapi harga teknologi itu mahal dan hasilnya justru tak signifikan. gali lubang, tutup lubang
— Jan 12, 2023 03:14AM
yaa, itu selalu dikaitkan dengan penggunaan teknologi maju yang lebih irit energi dan ramah lingkungan, tapi harga teknologi itu mahal dan hasilnya justru tak signifikan. gali lubang, tutup lubang
I Gede Matra Agastya
is on page 77 of 245
'Ada kah Tuhan di Rumah Tuhan?'
Pertanyaan yang sepele sebelum membaca buku ini, namun kini menjadi dilematis setelah membaca buku ini. Rumah Tuhan bukanlah bangunan dengan hiasan sebagai identitasnya, bukan bangunan dengan atap kubah, atau patung ayam/salip di puncak atapnya, atau heksagram pada dindingnya. Rumah Tuhan adalah bangunan yang menggambarkan sifat-Nya dan membuat kita merasakan kehadiran-Nya
— Jan 08, 2023 12:43AM
Pertanyaan yang sepele sebelum membaca buku ini, namun kini menjadi dilematis setelah membaca buku ini. Rumah Tuhan bukanlah bangunan dengan hiasan sebagai identitasnya, bukan bangunan dengan atap kubah, atau patung ayam/salip di puncak atapnya, atau heksagram pada dindingnya. Rumah Tuhan adalah bangunan yang menggambarkan sifat-Nya dan membuat kita merasakan kehadiran-Nya

