Els~’s Reviews > Jika Tuhan Mahakuasa, Kenapa Manusia Menderita? > Status Update
Els~
is on page 35 of 186
#6 - Jangan Pertentangkan Agama dengan Sains
Ya karena akan selalu bertentangan kan soalnya siapa sih yang percaya 'wahyu' di jaman modern yg serba canggih ini?
Ini tulisan cuma jelasin 'what' belum sampai 'how'. Sedih.
— Mar 03, 2024 09:09PM
Ya karena akan selalu bertentangan kan soalnya siapa sih yang percaya 'wahyu' di jaman modern yg serba canggih ini?
Ini tulisan cuma jelasin 'what' belum sampai 'how'. Sedih.
Like flag
Els~’s Previous Updates
Els~
is on page 47 of 186
#8 - Sekali Lagi tentanv Kehendak Tuhan
Pada tataran ontologi, manusia haruslah menyadari bahwa kekuatan jahat adalah bagian dari rencana Tuhan. Dalam tataran aksilogis, manusia 'diharuskan' untuk berjuang melawan kekuatan-kekuatan jahat ini. Iradah ontologis tidak bisa dijadikan alasan untuk membenarkan keberadaan kejahatan pada tataran aksiologis (al-amr).
— Mar 05, 2024 08:24PM
Pada tataran ontologi, manusia haruslah menyadari bahwa kekuatan jahat adalah bagian dari rencana Tuhan. Dalam tataran aksilogis, manusia 'diharuskan' untuk berjuang melawan kekuatan-kekuatan jahat ini. Iradah ontologis tidak bisa dijadikan alasan untuk membenarkan keberadaan kejahatan pada tataran aksiologis (al-amr).
Els~
is on page 41 of 186
#7 - Tuhan Menghendaki Penderitaan bagi Manusia?
Enggak nemu jawabannya. Kembali mengulang bahwa ini adalah misteri agung, hendaklah khuznuzan. Hmm
— Mar 05, 2024 08:07PM
Enggak nemu jawabannya. Kembali mengulang bahwa ini adalah misteri agung, hendaklah khuznuzan. Hmm
Els~
is on page 29 of 186
#5 - Jangan Meremehkan Manusia
Manusia adalah mikros kosmos (jagad kecil), sebagai miniatur dari jagad gede.
Tapi aku masih enggak nyambung sama pernyataan soal alien. 🙄
— Mar 03, 2024 08:35PM
Manusia adalah mikros kosmos (jagad kecil), sebagai miniatur dari jagad gede.
Tapi aku masih enggak nyambung sama pernyataan soal alien. 🙄
Els~
is on page 23 of 186
#4 - Jika Tuhan Mahakuasa, Lantas Kenapa Manusia Menderita?
Tak mungkin ada dunia yang lebih sempurna dari dunia yang ada sekarang, dengan segala kekurangannya. Apa yg dalam skala kecil kita kira penderitaan, dalam the grand scheme of things, skala besar, bisa jadi merupakan berkah.
— Mar 03, 2024 08:18PM
Tak mungkin ada dunia yang lebih sempurna dari dunia yang ada sekarang, dengan segala kekurangannya. Apa yg dalam skala kecil kita kira penderitaan, dalam the grand scheme of things, skala besar, bisa jadi merupakan berkah.
Els~
is on page 17 of 186
#3 - Wujud Musyakkak, Wujud Bertingkat, dan Wujud Derivatif
Hidup erat kaitannya dengan kompetensi atau kemampuan. Namun, kemampuan setiap hal erat kaitannya dengan kualitas wujudnya. Makin tinggi kualitas wujudnya, makan makin tinggi pula qudrahnya.
— Mar 03, 2024 08:07PM
Hidup erat kaitannya dengan kompetensi atau kemampuan. Namun, kemampuan setiap hal erat kaitannya dengan kualitas wujudnya. Makin tinggi kualitas wujudnya, makan makin tinggi pula qudrahnya.
Els~
is on page 11 of 186
#2 Tuhan yang Tan Kinaya Ngapa
Gagasan Ibn' Arabi:
1. al-ilah al-muthlaq = Tuhan yang mutlak/tan kinaya ngapa/ineffable
2. ilahu-l-mu'taqadat = Tuhan sebagaimana yang dipahami manusia, yang bisa dikenali melalui nama, sifat, dan tindakannya.
— Mar 01, 2024 09:21PM
Gagasan Ibn' Arabi:
1. al-ilah al-muthlaq = Tuhan yang mutlak/tan kinaya ngapa/ineffable
2. ilahu-l-mu'taqadat = Tuhan sebagaimana yang dipahami manusia, yang bisa dikenali melalui nama, sifat, dan tindakannya.
Els~
is on page 5 of 186
Mengapa akidah penting?
Akidah secara harfiah bermakna bundelan: sesuatu yang diikat dengan kiat, rapi, sehingga tidak mudah tercerai-berai.
Bagi seorang yang beriman, kehidupan yang sehat harus didasarkan pada bundelan. Seorang harus memiliki pandangan yang jelas tentang sangkan paran, dari mana kita datang dan ke mana kita hendak pergi. Tanpa ini kita akan jadi drifter, orang bingung.
— Feb 14, 2024 11:46PM
Akidah secara harfiah bermakna bundelan: sesuatu yang diikat dengan kiat, rapi, sehingga tidak mudah tercerai-berai.
Bagi seorang yang beriman, kehidupan yang sehat harus didasarkan pada bundelan. Seorang harus memiliki pandangan yang jelas tentang sangkan paran, dari mana kita datang dan ke mana kita hendak pergi. Tanpa ini kita akan jadi drifter, orang bingung.

