Goodreads helps you follow your favorite authors. Be the first to learn about new releases!
Start by following Robin Wijaya.

Robin Wijaya Robin Wijaya > Quotes

 

 (?)
Quotes are added by the Goodreads community and are not verified by Goodreads. (Learn more)
Showing 1-26 of 26
“Kalau kamu percaya takdir, aminkan dalam hati, kita bertemu lagi suatu hari nanti”
Robin Wijaya, Menunggu
“Kadang kita harus memilih bukan karena kita menginginkan pilihan tersebut,
tapi hanya karena pilihan tersebut, segalanya akan lebih baik.”
Robin Wijaya, Before Us
“Rindu membuatmu bertanya, apa dia menyimpan rasa yang sama?”
Robin Wijaya, Menunggu
“Tak ada yang tahu perasaan apa yang disimpan dalam hati seseorang, mungkin itu sebabnya kita sering menebak dan berharap.”
Robin Wijaya, Menunggu
“Setia adalah alasan kecilku untuk tetap mencintaimu”
Robin Wijaya, Jika Hujan Pernah Bertanya
“Aku memejamkan mata, berusaha menemukanmu di sana. Apakah kamu juga terjaga dengan mimpi yang sama?”
Robin Wijaya, Menunggu
“Ketika kesenangan berganti dengan kehilangan, kita baru sadar kalau apa yang kita miliki terlalu berharga untuk ditukar dengan apa pun.”
Robin Wijaya, Before Us
“Hujan menyisakan jejak basah. Seperti cintamu yang tertinggal disini. Selamanya.”
Robin Wijaya, Jika Hujan Pernah Bertanya
tags: love
“Jangan paksa aku untuk melupakanmu. Karena mengurangi cinta ini sedikit saja sudah begitu sulit.”
Robin Wijaya, Menunggu
“Aku ingin memilikimu, dari setiap bagian yang tak kupunya, hanya itu cara untuk membuatku menjadi lengkap.”
Robin Wijaya, Menunggu
“Setiap orang punya ruang dan tempat tersendiri. Mereka yang pergi dan datang tak akan pernah bisa saling menggantikan”
Robin Wijaya, ROMA: Con Amore
“Kenangan adalah satu-satunya cara untuk menyimpan cintamu agar tetap hidup.”
Robin Wijaya, Menunggu
“Karena cinta memaafkan segalanya. Kurang dan keliru.”
Robin Wijaya, Menunggu
“Waktu tak pernah melenyapkan perasaan. Ia hanya menyekapnya di dalam ruang. Menunggu saat yang tepat untuk kembali.”
Robin Wijaya, Before Us
“Tak seorang pun bisa kembali secara utuh setelah kita membuat lubang yang dalam di hatinya.”
Robin Wijaya, Before Us
“Bukankah cinta tak pernah berdiri sendiri? Selalu ada dua orang yang tinggal di dalamnya. Sama-sama mencintai, mencintai dan membenci, atau saling membenci. Semuanya adalah bentuk perasaan yang mewakili cinta dua orang.”
Robin Wijaya, Before Us
“Kalau cinta sudah memilih, kita hanya perlu mengikuti ke arah mana ia membawa kita.”
Robin Wijaya, Before Us
“Kelak akan ada pelangi setelah hujan. Akan ada kebahagiaan setelah tangis yang panjang.”
Robin Wijaya, Dongeng Patah Hati
“Mereka yang mengerjakan sesuatu dari hati, karyanya akan memiliki jiwa.”
Robin Wijaya, ROMA: Con Amore
“Karena jatuh cinta tak pernah direncanakan…”
Robin Wijaya, Dongeng Patah Hati
“Aku hanya perlu satu. Keberadaanmu. Di sisiku...”
Robin Wijaya, ROMA: Con Amore
“Kadang cinta berkata: logika adalah salah, dan ia hanya membela rasa.”
Robin Wijaya, Before Us
“Sampai berapa lama biasanya kamu sanggup menunggu hujan reda? Sampai aku bisa melihat pelangi.”
Robin Wijaya, Dongeng Patah Hati
“Aku memang kalah. Kalah pada rasa takut untuk mencintaimu.”
Robin Wijaya, Dongeng Patah Hati
“I don't think, I'm in love. But I know I'm in love with you, Felice....”
Robin Wijaya
“I don't yhink, I'm in love. But I know I'm in love with you, Felice....”
Robin Wijaya

All Quotes | Add A Quote
ROMA: Con Amore ROMA
782 ratings
Before Us Before Us
321 ratings
Versus: Selalu Ada Harapan di Antara Perbedaan Versus
248 ratings