Putra Mulia

Add friend
Sign in to Goodreads to learn more about Putra.


Tafsir Sesat: 58 ...
Rate this book
Clear rating

 
Wajah Peradaban B...
Rate this book
Clear rating

 
Filsafat Ilmu: Pe...
Rate this book
Clear rating

 
Loading...
Tere Liye
“Cinta hanyalah segumpal perasaan dalam hati. Sama halnya dengan gumpal perasaan senang, gembira, sedih, sama dengan kau suka makan gilau kepala ikan, suka mesin. Bedanya, kita selama ini terbiasa mengistimewakan gumpal perasaan yang disebut cinta. Kita beri dia porsi lebih penting, kita bersarkan, terus menggumpal membesar. Coba saja kau cuekin, kau lupakan, maka gumpal cinta itu juga dengan cepat layu seperti kau bosan makan gulai kepala ikan.”
Tere Liye, Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah

Adian Husaini
“Jika masyarakat sudah dibuat tidak meyakini kebenaran ajaran agama, maka yang akan dijadikan pegangan adalah akal manusia semata atau hawa nafsu mereka. Tidak ada standar kebenaran. Pada ketika itulah masyarakat akan terseret ke dalam arus nilai yang serba relatif dan temporal. Kebenaran tergantung pada kesepakatan. Agama tidak diberi hak untuk campur tangan untuk menentukan baik dan buruk di tengah masyarakat. (Hal.17)”
Adian Husaini, Wajah Peradaban Barat: Dari Hegemoni Kristen ke Dominasi Sekuler-Liberal

Adian Husaini
“Dengan segala kehebatannya dalam dunia keilmuan, tengoklah bagaimana sikap 'tahu diri' seorang al-Ghazali. Beliau tetap menempatkan dirinya di bawah mazhab Shafii dalam soal metodologi ushul fiqh. Beliau tidak merasa lebih hebat dari Shafii. Banyak ilmuan besar Islam tetap memelihara sikap adil dan beradab dalam mengkaji dan menyebarkan ilmu kepada masyarakat.”
Adian Husaini, Filsafat Ilmu: Perspektif Barat dan Islam

Adian Husaini
“Banyak orang tidak tahu bahwa seorang doktor dan profesor itu biasanya hanya menguasai satu bidang yang kecil sahaja. Mereka punya kekhususan. Ada profesor yang bidangnya sejarah tidak mengkaji syariah secara mendalam, tetapi sering bicara tentang syariah. Orang memanggilnya ulama, padahal ilmu agamanya belum mendalam. Makanya, di pesantren kita diajarkan adab, bukan hanya ilmu. Kita harus tahu diri, kalau tidak tahu harus mengatakan tidak tahu. Masalahnya, akan menjadi sangat rumit jika orang tidak tahu tetapi merasa tahu. Ini yang namanya orang yang tersesat.”
Adian Husaini, Kemi: Cinta Kebebasan yang Tersesat

Tere Liye
“Hidup harus terus berlanjut,tidak peduli seberapa menyakitkan atau membahagiakan, biar waktu yg menjadi obat”
Tere Liye, Ayahku (Bukan) Pembohong

345 Goodreads Indonesia — 27413 members — last activity 3 hours, 39 min ago
Goodreads Indonesia dibentuk tanggal 7 Juni 2007 oleh Femmy Syahrani dan ditujukan untuk para pembaca buku berbahasa Indonesia yang ingin mendiskusika ...more
year in books
Lissette
926 books | 44 friends

Irwan
1,011 books | 707 friends

Alifya
370 books | 11 friends

Barbara...
743 books | 289 friends

Emily R...
369 books | 56 friends

Lilia Z...
243 books | 306 friends

Aisya R...
312 books | 176 friends

Pra
3,546 books | 615 friends

More friends…



Polls voted on by Putra

Lists liked by Putra