Goodreads helps you follow your favorite authors. Be the first to learn about new releases!
Start by following Remy Sylado.

Remy Sylado Remy Sylado > Quotes

 

 (?)
Quotes are added by the Goodreads community and are not verified by Goodreads. (Learn more)
Showing 1-20 of 20
“Lebih baik bertengkar karena cinta
daripada diam kesepian menanggung benci
Sebab, hidup dengan seseorang yang dicinta
memang tidak sunyi dari sakit di raga
tapi, hidup tanpa seseorang yang mencinta
membuat orang mengundang rasa sakit di jiwa”
Remy Sylado, 9 Oktober 1740: Drama Sejarah
“Tampaknya hanya buku yang paling pantas diceritakan dengan bangga oleh manusia beradab, bukan BMW, Mercedes, ataupun Volvo. Apabila ada manusia di zaman sekarang yang menyebut dirinya modern tetapi tidak mengindahkan buku, memilikinya, dan membacanya, maka dengan demikian manusia tersebut telah mengambil inisiatif menjadikan dirinya sebagai hewan.”
Remy Sylado
“Kelak ia sadar, bahwa perasaan takut terhadap maut, berarti berani terhadap hidup.”
Remy Sylado, Kembang Jepun
“Agaknya sang waktulah yang paling perkasa dalam kehidupan. Ia tak tersaing,Tak pernah mengeluh. Tak pernah juga merasa takut. Sementara manusia -saya dan anda- berlanjut usia, berlanjut pula tulahnya.”
Remy Sylado, Kembang Jepun
“Kata Lintjens, "Meis, jangan memarahi Tuhan dalam kesusahanmu. Kau toh tidak bertanya di mana Tuhan ketika kau merasa senang".”
Remy Sylado
“...bahwa dunia tempatnya berdiri tidak hanya hitam dan putih. Ada banyak warna di atasnya. Sementara warna-warna pun bisa berubah nama, bergantung pada kekuatan di luarnya yang memegang pengesahan.”
Remy Sylado, Ca-bau-kan: Hanya sebuah dosa
“Bicara soal kekuatan Tarjdo, tidak gampang kalau rakyatmu miskin. Rakyatmu harus punya makan yang cukup dulu, punya pakaian, dan yang paling penting bebas buta huruf. Ini yang membedakan manusia dengan binatang. Sebab, kalau cuma makan, binatang juga bisa makan. Lantas, kalau cuma pakaian, binatang juga punya bulu. Buku, bisa membaca, itulah yang membuktikan manusia punya kebanggaan, punya kebudayaan, punya peradaban.”
Remy Sylado, Ca-bau-kan: Hanya sebuah dosa
“Soalnya, di mana masalah dihayati, di situ masalah lain berkembang. Itu hidup.”
Remy Sylado, Hotel Pro Deo
“Agaknya orang Indonesia paling gampang sekali melibatkan Tuhan untuk hal-hal yang mestinya bisa diselesaikan oleh Pak RT.”
Remy Sylado, Hotel Pro Deo
“Berpuisi merupakan suatu kepandaian manusia memanfaatkan imaji ke dalam tantangan kreatif merangkai kata-kata terpilih dan membangunnya menjadi seni.”
Remy Sylado
“Sebab, bahaya yang sesungguhnya bukan pada orang yang marah-marah, tapi pada orang yang diam. Orang marah dapat diukur hatinya, orang diam tak mudah ditakar akalnya.”
Remy Sylado, Hotel Pro Deo
“Namun, tiada kiranya kata pemborosan terhadap waktu bagi orang-orang yang mencari hakekat kasih. Bahwa di dalam kasih, tumbuh di sana perdamaian dan bukan juga cuma pertikaian, melainkan berbaur keduanya dalam suatu kesepadanan yang tulen”
Remy Sylado, Ca-bau-kan: Hanya sebuah dosa
“Agaknya belum ada penelitian kejiwaan terhadap orang Indonesia menyangkut kesukaannya ber-Tuhan-Tuhan untuk tindakan-tindakan yang justru direstui setan.”
Remy Sylado, Hotel Pro Deo
“Ars Longa Vita Brevis”
Remy Sylado, Namaku Mata Hari
“... Itulah hidup: lahir dan mati, ketawa dan menangis, pro setan dan pro deo.”
Remy Sylado, Hotel Pro Deo
“Pernikahan adalah satu-satunya keindahan yang bisa dituturkan manusia dari tiga peristiwa insani antara kelahiran-pernikahan-kematian, yang bisa dituturkan kepada generasi, adalah keindahan saat menjadi mempelai. Itu keindahan yang tak terlupakan. Maka, kalau ingin rumah tangga tetap utuh, sentosa, damai, ingatlah saat berada di pelaminan, menjadi mempelai, disalami ayah-bunda, kerabat, keluarga, dan handai-tolan.”
Remy Sylado
“Nama akan punya arti tertentu bukan sebab kebenaran umum yang terwaris lewat adat, tapi kebenaran pribadi yang sepenuhnya terbentuk melalui fiil masing-masing.”
Remy Sylado, Hotel Pro Deo
“... Tapi, apa mau dibilang, selalu berulang dalam tarikh manusia, bahwa lelaki yang paling pintar pun, selamanya menjadi tolol dan dungu di hadapan perempuan.
Kemarin begitu.
Hari ini begitu.
Besok pun begitu.”
Remy Sylado, Hotel Pro Deo
“Ah, kamu, Dhar. Orang lain cenderung memecahkan masalah supaya merdeka, kamu malah beternak masalah dan membiarkan dirimu terjajah olehnya.”
Remy Sylado, Hotel Pro Deo
“Hebat sekali orang Indonesia ini. Agaknya orang Indonesia, seperti kasat mata pada sosok Dharsana ini, paling gampang sekali melibatkan Tuhan untuk hal-hal yang mestinya bisa diselesaikan oleh Pak RT. Agaknya belum ada penelitian menyangkut kesukaannya ber-Tuhan-Tuhan untuk tindakan-tindakan yang justru direstui setan, sementara pelafalan Tuhan yang dilakukan berulang-ulang hasilnya bisa berubah menjadi Hantu: Tu-Han-Tu-Han-Tu. Hantu itu saudara sepupu setan.”
Remy Sylado, Hotel Pro Deo

All Quotes | Add A Quote
Ca-bau-kan: Hanya sebuah dosa Ca-bau-kan
1,588 ratings
Kembang Jepun Kembang Jepun
558 ratings
Namaku Mata Hari Namaku Mata Hari
312 ratings