Pesantren Quotes
Quotes tagged as "pesantren"
Showing 1-13 of 13
“Memang hukum fiqih itu didesain bisa berubah mengikuti zaman dengan dipandu kaidah-kaidah yang biasa disebut Qowaidul Fiqh. Hal ini tentu sangat penting, apalagi pengetahuan dan penemuan saat ini semakin canggih. Twitter contohnya. Media sosial yang sering dijadikan tempat perang ini punya fenomena jual-beli follower. Mereka menyamakan follower dengan barang yang bisa diuangkan. Gue ngebayangin akan ada Ahli Fiqih yang nantinya membuat hukum zakat follower. Jadi setiap lebaran tiba, pengguna Twitter yang punya satu juta follower (setara nisab 85 gram emas) dan sudah mencapai haul-nya, maka wajib menzakatkan 2,5% follower-nya untuk para mustahiq. Mustahiq itu adalah pengguna Twitter yang hanya punya follower nggak lebih dari 100, dan memasang foto dengan pakaian lusuh sambil menadahkan tangan. Mereka juga harus pakai hashtag #FF #fakirfollower.”
― Di Bawah Bendera Sarung
― Di Bawah Bendera Sarung
“Buat anak muda seusia gue, menikah adalah masalah menjaga kehormatan dan juga tentang kesiapan mental. Dan gue merasa punya mental untuk itu. Menundanya berarti merendahkan mental yang sejauh ini terbentuk. Selain itu, menikah, menurut pandangan Empat Mazhab Fiqih, menjadi wajib jika seseorang telah mampu dan senantiasa mengkhawatirkan dirinya akan terjerumus pada kemaksiatan.”
― Di Bawah Bendera Sarung
― Di Bawah Bendera Sarung
“banyak orang yang paham, bu Nyai-ibunya Gus Mafazi- adalah perempuan yang sangat keras. bukan saja disiplin tapi juga pengejar kesempurnaan,”
― Gus
― Gus
“Di pesantren, gue belajar bahwa keberagamaan adalah sikap. Ia bukan hanya sebatas pikiran, tanpa perbuatan nyata. Bukan sekadar omong kosong tanpa realisasi. Keyakinan harus diterjemahkan ke dalam sebuah aktivitas. Keimanan harus membumi bukan melangit. Menjadi perbuatan-perbuatan baik.”
― Di Bawah Bendera Sarung
― Di Bawah Bendera Sarung
“Pesantren yang dia ampu tak ayal adalah buah setelah perjuangan selama bertahun-tahun. Perjuangan dan doa yang tak mengenal lelah dan payah.”
― Gus
― Gus
“Lantunan Alquran yang menggetarkan jiwa setiap saat di pesantren mengikis sedikit demi sedikit kemaksiatan dan kejahiliyahan yang dulu mencekam daerah sekitarnya.”
― Gus
― Gus
“lama di pesantren membuatku dengan sendirinya menguasai banyak ketrampilan yang tak dimiliki anak rumahan”
― Matahari Mata Hati
― Matahari Mata Hati
“Gus itu ya masih ningrat to, ningratnya kaum santri, pesantren. Seperti juga Kyai.”
― Mengejar Mukti
― Mengejar Mukti
“Kamu walau memang dari kaum santri tapi ayahmu bukan kyai, jadi kamu bukan gus, bukan ningrat.”
― Mengejar Mukti
― Mengejar Mukti
“Dengan gayanya sendiri yang berbeda dan kemandirian, dia meneruskan pesantren peninggalan orang tuanya”
― BANU Pewaris Trah Pesantren
― BANU Pewaris Trah Pesantren
“Dia mau dijodohkan oleh guru pondoknya. Agar suatu saat, dia bisa mengajar bersama dipondok abi-nya tersebut. Apa daya diri yang berandalan ini, yang terlalu tinggi berharap, sampai kakinya lupa terpijak.”
―
―
All Quotes
|
My Quotes
|
Add A Quote
Browse By Tag
- Love Quotes 102k
- Life Quotes 80k
- Inspirational Quotes 76.5k
- Humor Quotes 44.5k
- Philosophy Quotes 31k
- Inspirational Quotes Quotes 29k
- God Quotes 27k
- Truth Quotes 25k
- Wisdom Quotes 25k
- Romance Quotes 24.5k
- Poetry Quotes 23.5k
- Life Lessons Quotes 22.5k
- Quotes Quotes 21k
- Death Quotes 20.5k
- Happiness Quotes 19k
- Hope Quotes 18.5k
- Faith Quotes 18.5k
- Inspiration Quotes 17.5k
- Spirituality Quotes 16k
- Relationships Quotes 15.5k
- Life Quotes Quotes 15.5k
- Travel Quotes 15.5k
- Motivational Quotes 15.5k
- Religion Quotes 15.5k
- Love Quotes Quotes 15.5k
- Writing Quotes 15k
- Success Quotes 14k
- Motivation Quotes 13.5k
- Time Quotes 13k
- Motivational Quotes Quotes 12.5k
