Status Updates From Cara-Cara Tidak Kreatif unt...
Cara-Cara Tidak Kreatif untuk Mencintai by
Status Updates Showing 1-30 of 75
novi a. puspita
is on page 155 of 160
jalan kaki sering, dan melakukan hal-hal gila bersama
rajin-rajin bikin kopi (satu panci besar)
minta gendong
minta pijit
lakukan semua di atas sungguh-sungguh
— May 13, 2025 10:01PM
Add a comment
rajin-rajin bikin kopi (satu panci besar)
minta gendong
minta pijit
lakukan semua di atas sungguh-sungguh
novi a. puspita
is on page 155 of 160
Sebelas Cara Tidak Kreatif Untuk Mencintai
sediakan hati yang luas, barangkali dua kali laut banda
kenyataan bahwa ciuman tak selalu manis seperti gula merah,
namun kadang kecut bagai galoba
sediakan lengan-lengan yang ringan untuk memeluk
tanpa diminta
sesekali kirim puisi di dalam celana dalam
jika tidur, jangan lupa: bersatu kita teguh, berdua kita make love
memaafkan satu jam sekali
— May 13, 2025 10:00PM
Add a comment
sediakan hati yang luas, barangkali dua kali laut banda
kenyataan bahwa ciuman tak selalu manis seperti gula merah,
namun kadang kecut bagai galoba
sediakan lengan-lengan yang ringan untuk memeluk
tanpa diminta
sesekali kirim puisi di dalam celana dalam
jika tidur, jangan lupa: bersatu kita teguh, berdua kita make love
memaafkan satu jam sekali
novi a. puspita
is on page 153 of 160
sebab kita, seperti kekasih,
memiliki monsternya sendiri-sendiri
dan yang kutahu mencintai itu
bertumbuh jadi lebih baik.
***
nb: puisi ini ditulis oleh sang lelaki
— May 13, 2025 09:42PM
Add a comment
memiliki monsternya sendiri-sendiri
dan yang kutahu mencintai itu
bertumbuh jadi lebih baik.
***
nb: puisi ini ditulis oleh sang lelaki
novi a. puspita
is on page 152 of 160
aku mau mencuci piring
dan pakaian kotor bersamamu,
berkali-kali membereskan pipa air
yang tersumbat dan bocor,
walau semua itu tak kutemukan
di dalam novel dan puisi,
karena cinta, bagiku
bukan angan dan janji, tetapi tangan dan kaki,
kerja & usaha, seperti ayahku yang petani
aku akan berusaha lebih keras,
tetapi bukan untuk menerima dirimu
apa adanya, sekalipun orang bilang
cinta sejati seharusnya begitu.
— May 13, 2025 09:41PM
Add a comment
dan pakaian kotor bersamamu,
berkali-kali membereskan pipa air
yang tersumbat dan bocor,
walau semua itu tak kutemukan
di dalam novel dan puisi,
karena cinta, bagiku
bukan angan dan janji, tetapi tangan dan kaki,
kerja & usaha, seperti ayahku yang petani
aku akan berusaha lebih keras,
tetapi bukan untuk menerima dirimu
apa adanya, sekalipun orang bilang
cinta sejati seharusnya begitu.
novi a. puspita
is on page 152 of 160
Mencintaimu Dari Dekat
aku mau mencintaimu dari dekat,
sekalipun aku tahu lebih mudah
mencintai seseorang dari jauh:
anak-anak kepada kembang api,
bunga-bunga kepada matahari.
aku akan berusaha membuatkan kopi
untukmu, meski aku diam-diam malu
pada diriku sendiri, karena kopi untukku
selalu dibikinkan ibu, tetapi bukankah
mencintai adalah kata lain dari
memiliki hati seorang ibu?
— May 13, 2025 09:38PM
Add a comment
aku mau mencintaimu dari dekat,
sekalipun aku tahu lebih mudah
mencintai seseorang dari jauh:
anak-anak kepada kembang api,
bunga-bunga kepada matahari.
aku akan berusaha membuatkan kopi
untukmu, meski aku diam-diam malu
pada diriku sendiri, karena kopi untukku
selalu dibikinkan ibu, tetapi bukankah
mencintai adalah kata lain dari
memiliki hati seorang ibu?
novi a. puspita
is on page 146 of 160
Punya Kekasih Penyair
seperti naik kapal dengan ombak besar
kau mudah oleng
— May 13, 2025 08:25PM
Add a comment
seperti naik kapal dengan ombak besar
kau mudah oleng
novi a. puspita
is on page 138 of 160
cinta bukan tentang kita, tetapi tentang apa yang harus
kau dan aku perbuat dengan kekuatan sebesar itu
— May 13, 2025 08:20PM
Add a comment
kau dan aku perbuat dengan kekuatan sebesar itu
novi a. puspita
is on page 134 of 160
semua tertahan
segalanya tidak sesegera itu
perjalanan pergi dan pulang, rindu dan juang
meja dan bangku kecil yang setia menunggu
sampai nanti aku kembali menjejak di situ
melepas sepatu, melonggarkan kancing baju,
dan menikmati matamu: halaman belakang rumah
dan pagi-pagi yang sejuk.
— May 13, 2025 08:14PM
Add a comment
segalanya tidak sesegera itu
perjalanan pergi dan pulang, rindu dan juang
meja dan bangku kecil yang setia menunggu
sampai nanti aku kembali menjejak di situ
melepas sepatu, melonggarkan kancing baju,
dan menikmati matamu: halaman belakang rumah
dan pagi-pagi yang sejuk.
novi a. puspita
is on page 125 of 160
gelisah bisa mengambil semua warna
dari semua mata, tapi tidak semua hati,
dan hatimu, kekasihku, adalah benteng
keyakinan yang tak mudah direbut.
doa tidak menghilangkan rasa,
tidak juga untuk mengubah warna,
ia mengajari bunga untuk mekar
di antara gelisah yang belukar.
— May 13, 2025 07:58PM
Add a comment
dari semua mata, tapi tidak semua hati,
dan hatimu, kekasihku, adalah benteng
keyakinan yang tak mudah direbut.
doa tidak menghilangkan rasa,
tidak juga untuk mengubah warna,
ia mengajari bunga untuk mekar
di antara gelisah yang belukar.
novi a. puspita
is on page 115 of 160
persis di depanku ada lesung pipi dan gigi-gigi yang
tersembunyi di balik senyum kecilmu. di antara kita ada
meja kayu dengan kaki-kaki besi, di atasnya: notes kecil, dan
pensil. apa lagi yang mesti kupelajari,
selain menulis puisi dan merawat senyummu supaya panjang
umur seperti pohon di depan parahyangan.
— May 13, 2025 07:49PM
Add a comment
tersembunyi di balik senyum kecilmu. di antara kita ada
meja kayu dengan kaki-kaki besi, di atasnya: notes kecil, dan
pensil. apa lagi yang mesti kupelajari,
selain menulis puisi dan merawat senyummu supaya panjang
umur seperti pohon di depan parahyangan.
novi a. puspita
is on page 114 of 160
di badan dinding yang kaupunggungi, ada plakat
dengan tulisan warna merah: dilarang masuk. sejajar
dengannya melekat rapat poster gojek berwarna
hijau dengan jargon: hidup tanpa batas. berikutnya:
no smoking. kata-kata lalu-lalang, menenteng makna,
keluar-masuk gerbang pikiran, mengajari aku mana
yang cuma, mana yang bukan.
— May 13, 2025 07:47PM
Add a comment
dengan tulisan warna merah: dilarang masuk. sejajar
dengannya melekat rapat poster gojek berwarna
hijau dengan jargon: hidup tanpa batas. berikutnya:
no smoking. kata-kata lalu-lalang, menenteng makna,
keluar-masuk gerbang pikiran, mengajari aku mana
yang cuma, mana yang bukan.
novi a. puspita
is on page 113 of 160
saban kali aku memasuki dirimu
dan menemukan hal-hal yang aster, azalea,
bakung, pun dahlia, aku akan menemukanmu
begitu merah -begitu merekah-
begitu berduri.
tapi ada kalanya aku menemukanmu sebagai eidelweis
aroma pegunungan yang berlebihan pada dirimu
membuat para petualang hendak membawamu
di dalam ransel mereka
barangkali karena mereka hendak mengingatmu
sebagai keindahan yang bertahan kala tandus
— May 13, 2025 02:04AM
Add a comment
dan menemukan hal-hal yang aster, azalea,
bakung, pun dahlia, aku akan menemukanmu
begitu merah -begitu merekah-
begitu berduri.
tapi ada kalanya aku menemukanmu sebagai eidelweis
aroma pegunungan yang berlebihan pada dirimu
membuat para petualang hendak membawamu
di dalam ransel mereka
barangkali karena mereka hendak mengingatmu
sebagai keindahan yang bertahan kala tandus
novi a. puspita
is on page 111 of 160
untuk segala sesuatu ada waktunya,
termasuk meluangkan sedikit waktumu
untuk dempet-dempetan dengan tulang
pipi kekasih.
— May 13, 2025 01:58AM
Add a comment
termasuk meluangkan sedikit waktumu
untuk dempet-dempetan dengan tulang
pipi kekasih.
novi a. puspita
is on page 107 of 160
Kau adalah semua pelajaran tentang cukup.
— May 13, 2025 01:51AM
Add a comment
novi a. puspita
is on page 103 of 160
cinta bukan
kata kerja, bukan pula
kata benda. cinta, tak kurang
tak lebih, hanyalah kata kunci
bagi pintu dan jendela
yang lama
tak dibukakan:
hatimu
hatiku
matamu
mataku
tanganmu
tanganku.
— May 13, 2025 01:48AM
Add a comment
kata kerja, bukan pula
kata benda. cinta, tak kurang
tak lebih, hanyalah kata kunci
bagi pintu dan jendela
yang lama
tak dibukakan:
hatimu
hatiku
matamu
mataku
tanganmu
tanganku.
novi a. puspita
is on page 102 of 160
Aku percaya semua yang ada padaku
bukan milikku sehingga, bagiku, memberi
sebenar-benarnya adalah memulangkan.
— May 13, 2025 01:45AM
Add a comment
bukan milikku sehingga, bagiku, memberi
sebenar-benarnya adalah memulangkan.
novi a. puspita
is on page 93 of 160
menolak percaya pada waktu adalah bukti
paling lucu dari keinginan untuk bersama.
sekarang pukul satu dini hari dan kita tak percaya.
bagaimana dua orang dewasa bisa begitu konyol,
aku tak mengerti, tetapi
selamat tidur!
nyatanya, waktu memang tak bisa diulur
dan malam ini tak ada janji dan semoga
untuk jumpa lagi, sebab seperti kesusahan,
kesenangan sehari cukuplah juga untuk sehari.
— May 13, 2025 01:22AM
Add a comment
paling lucu dari keinginan untuk bersama.
sekarang pukul satu dini hari dan kita tak percaya.
bagaimana dua orang dewasa bisa begitu konyol,
aku tak mengerti, tetapi
selamat tidur!
nyatanya, waktu memang tak bisa diulur
dan malam ini tak ada janji dan semoga
untuk jumpa lagi, sebab seperti kesusahan,
kesenangan sehari cukuplah juga untuk sehari.
novi a. puspita
is on page 91 of 160
hari ini kutatapi diriku sendiri di atas meja kerja yang berantakan.
sesiang ini pena masih tertidur di sisi buku yang ditinggalkan
setengah terbuka. mata lampu baca di meja itu masih setia mengeja setengah halaman tulisan tangan yang entah buru-buru
atau letih.
— May 13, 2025 01:17AM
Add a comment
sesiang ini pena masih tertidur di sisi buku yang ditinggalkan
setengah terbuka. mata lampu baca di meja itu masih setia mengeja setengah halaman tulisan tangan yang entah buru-buru
atau letih.
novi a. puspita
is on page 83 of 160
kau bukan tujuan, kau perjalanan, dan kita,
kita adalah tujuan, begitu selalu kaukatakan.
sekarang kau membelah aku jadi dua
di sini dan di sana, ada dan tiada
apakah ini karena rindu?
jika iya, kau magis:
meletakkan aku yang satu
ke dalam beda dua ruang dan waktu
sementara waktu memang bukan milik kita
kita adalah milik waktu, aku pikir begitu.
— May 13, 2025 01:02AM
Add a comment
kita adalah tujuan, begitu selalu kaukatakan.
sekarang kau membelah aku jadi dua
di sini dan di sana, ada dan tiada
apakah ini karena rindu?
jika iya, kau magis:
meletakkan aku yang satu
ke dalam beda dua ruang dan waktu
sementara waktu memang bukan milik kita
kita adalah milik waktu, aku pikir begitu.
novi a. puspita
is on page 81 of 160
berdua
waktu selalu kurang, ketika kita
tergoda menatap jam yang di gelang tangan atau
yang di layar telepon dalam gengggam.
— May 13, 2025 12:58AM
Add a comment
waktu selalu kurang, ketika kita
tergoda menatap jam yang di gelang tangan atau
yang di layar telepon dalam gengggam.
novi a. puspita
is on page 75 of 160
kesukaran hari ini cukuplah untuk hari ini.
— May 12, 2025 11:01PM
Add a comment
novi a. puspita
is on page 74 of 160
untuk sebuah kehidupan yang fana, kau telah menjadi
semuanya. teman yang nakal dan musuh yang jujur.
pagi yang riang dan terik siang di maluku. cukuplah bagiku
detik-detik seperti pertama kali bisikmu menembusi kulitku -dengan kata yang hanya kita yang tahu:
kau adalah semua pelajaran tentang cukup.
— May 12, 2025 10:58PM
Add a comment
semuanya. teman yang nakal dan musuh yang jujur.
pagi yang riang dan terik siang di maluku. cukuplah bagiku
detik-detik seperti pertama kali bisikmu menembusi kulitku -dengan kata yang hanya kita yang tahu:
kau adalah semua pelajaran tentang cukup.
novi a. puspita
is on page 72 of 160
lelakiku bukan kesalahan,
ia merawatku dengan keberanian
perempuanku bukan kemungkinan,
ia menjagaku dengan keyakinan
lelakiku bukan pahlawan,
ia berjuang dalam kesederhanaan
perempuanku bukan rumah
ia sebuah perjalanan tanpa ujung
kita, sepasang kekasih
yang bukan-bukan.
— May 12, 2025 10:51PM
Add a comment
ia merawatku dengan keberanian
perempuanku bukan kemungkinan,
ia menjagaku dengan keyakinan
lelakiku bukan pahlawan,
ia berjuang dalam kesederhanaan
perempuanku bukan rumah
ia sebuah perjalanan tanpa ujung
kita, sepasang kekasih
yang bukan-bukan.
novi a. puspita
is on page 69 of 160
lain kesempatan, pada tengah malam seperti begini,
akan kuterima ajakanmu untuk bercinta di bulan itu; membiarkan
jarimu menuliskan jejak di bibirku; merapatkan hidungku pada hidungmu, dan membiarkan napasmu menjadi napasku.
***
— May 12, 2025 10:44PM
Add a comment
akan kuterima ajakanmu untuk bercinta di bulan itu; membiarkan
jarimu menuliskan jejak di bibirku; merapatkan hidungku pada hidungmu, dan membiarkan napasmu menjadi napasku.
***
novi a. puspita
is on page 62 of 160
kehadiranmu mengalahkan kantuk
dengannya (kaus longgarmu) aku menunggu
malam mengantupkan mata sebuah kota
supaya dengan tenang
aku dapat membelai rambutmu
dengan satu ciuman
pada tiap helainya
***
aroma khas seseorang tuh nempel ya. diingatan.
— May 12, 2025 10:32PM
Add a comment
dengannya (kaus longgarmu) aku menunggu
malam mengantupkan mata sebuah kota
supaya dengan tenang
aku dapat membelai rambutmu
dengan satu ciuman
pada tiap helainya
***
aroma khas seseorang tuh nempel ya. diingatan.
novi a. puspita
is on page 54 of 160
Pelarian dari sepi harus kumulai, lagi, sejak pagi.
dari senandung di kamar mandi hingga siul yg aku
ciptakan sambil membuat penuh gelas dg kopi
yang tertuang bersama harapan akan menemukan sesuatu untuk mengisi ruang dan waktu luang
supaya aku memiliki jeda, meski singkat, sebelum
tercebur, lagi, ke dalam ketergesaan hidup yang
begitu sehari-hari.
— May 09, 2025 10:37PM
Add a comment
dari senandung di kamar mandi hingga siul yg aku
ciptakan sambil membuat penuh gelas dg kopi
yang tertuang bersama harapan akan menemukan sesuatu untuk mengisi ruang dan waktu luang
supaya aku memiliki jeda, meski singkat, sebelum
tercebur, lagi, ke dalam ketergesaan hidup yang
begitu sehari-hari.
novi a. puspita
is on page 52 of 160
detik tak mau berhenti, detak jantungku pun tidak.
kuingat jari-jariku yang membuat jengkal
di atas tubuhmu; seperti kemarau panjang,
haus, dan mendamba aliran sungai
di tenggorokan, menelan telaga
yang adalah kedua mata, mereka dalam
dan hitam; kau tenggelam.
***
gini loh ya kalimat yang tepat menggambarkan kerinduan pd sebuah momen intim. tanpa harus dg kevulgaran deskripsi.
— May 09, 2025 10:32PM
Add a comment
kuingat jari-jariku yang membuat jengkal
di atas tubuhmu; seperti kemarau panjang,
haus, dan mendamba aliran sungai
di tenggorokan, menelan telaga
yang adalah kedua mata, mereka dalam
dan hitam; kau tenggelam.
***
gini loh ya kalimat yang tepat menggambarkan kerinduan pd sebuah momen intim. tanpa harus dg kevulgaran deskripsi.
novi a. puspita
is on page 45 of 160
kau dan aku, kekasih,
kita merindu di dalam waktu
yang tak selalu milik kita:
rindu ada,
waktu tiada
rindu ada,
waktu tiada
rindu ada,
waktu tiada kau
di sini
***
preett ngga tuh. 😅
— May 09, 2025 10:04PM
Add a comment
kita merindu di dalam waktu
yang tak selalu milik kita:
rindu ada,
waktu tiada
rindu ada,
waktu tiada
rindu ada,
waktu tiada kau
di sini
***
preett ngga tuh. 😅
novi a. puspita
is on page 39 of 160
rindu pernah mengungkap
tentang keterbatasan manusia,
namun kali ini lebih pendiam.
ia tabah.
ia pasrah pada perjalanan,
ia tidak dapat berbuat banyak.
namun segan terhadap bus, becak, kereta,
jarak-jarak, lagu-lagu linking park.
— May 08, 2025 10:59PM
Add a comment
tentang keterbatasan manusia,
namun kali ini lebih pendiam.
ia tabah.
ia pasrah pada perjalanan,
ia tidak dapat berbuat banyak.
namun segan terhadap bus, becak, kereta,
jarak-jarak, lagu-lagu linking park.

