“Kereta datang. Melompat malas. Mencari kursi dalam gerbong yang nyaris kosong. Senja mulai tua, mendung menambah tua cuaca. Gerimis turun di luar. Dari jendela muram itu bayang-bayang berkelebat. Kota-kota mulai bersolek dengan lampu. Hujan menderas di luar. Kereta semakin cepat. Naik kereta api untuk bisa menangis sendirian. Tangisan sepi.”
―
―
“Kebosanan itu kejam, tetapi kesepian lebih biadap daripada kebosanan. Kesepian adalah salah satu penderitaan manusia yang paling pedih.”
― Ayah
― Ayah
“dalam diriku mengalir sungai panjang,
darah namanya;
dalam diriku menggenang telaga darah,
sukma namanya;
dalam diriku meriak gelombang sukma,
hidup namanya;
dan karena hidup itu indah,
aku menangis sepuas-puasnya”
― Hujan Bulan Juni
darah namanya;
dalam diriku menggenang telaga darah,
sukma namanya;
dalam diriku meriak gelombang sukma,
hidup namanya;
dan karena hidup itu indah,
aku menangis sepuas-puasnya”
― Hujan Bulan Juni
“bersamanya aku menjadi bidadari dan dirinya menjadi bersayap utk terbangkan aku ke batas mimpi di langit yang tinggi”
― Segitiga: Setiap Sudutnya Ada Cerita
― Segitiga: Setiap Sudutnya Ada Cerita
“Yang aku tahu mimpi adalah bunga tidur. Tapi akhir-akhir ini aku baru tahu, ternyata kamulah bunga dalam tidurku. Karena hampir setiap malam aku memimpikanmu.”
―
―
Riema’s 2025 Year in Books
Take a look at Riema’s Year in Books, including some fun facts about their reading.
More friends…
Favorite Genres
Polls voted on by Riema
Lists liked by Riema

















