“Sampai berapa kalikah engkau mengabaikan rasa yang pernah ada?
Yang engkau umpamakan tangan yang meraba namun tak merasa...
sia-sia...”
―
Yang engkau umpamakan tangan yang meraba namun tak merasa...
sia-sia...”
―
“Aku ingin pergi,
meninggalkan dunia yang penuh dengan sesal ini
Aku ingin kembali,
kepada malam yang terlelap dengan sunyi itu
Agar aku dapat merasakan damainya alam
Tanpa memikirkan yang terlilit hura,
yang terperangkap untuk merebut puas,
yang tenggelam dalam ego,
dan mati karna Keinginan
yang fana ...”
―
meninggalkan dunia yang penuh dengan sesal ini
Aku ingin kembali,
kepada malam yang terlelap dengan sunyi itu
Agar aku dapat merasakan damainya alam
Tanpa memikirkan yang terlilit hura,
yang terperangkap untuk merebut puas,
yang tenggelam dalam ego,
dan mati karna Keinginan
yang fana ...”
―
“Aku pernah berbicara tentang sedih, pernah juga merasa bersedih..
Yang seumpama hati yang hancur seperti kaca,
panas seperti api,
meleleh seperti lilin,
dan mengembun seperti air.
Sedih tidak berbicara satu rasa
sedih bercerita tentang rasa
menyiksa batin
melemahkan jiwa
dan mengalirkan sungai
Malang..
Ternyata sedihku berantakan”
―
Yang seumpama hati yang hancur seperti kaca,
panas seperti api,
meleleh seperti lilin,
dan mengembun seperti air.
Sedih tidak berbicara satu rasa
sedih bercerita tentang rasa
menyiksa batin
melemahkan jiwa
dan mengalirkan sungai
Malang..
Ternyata sedihku berantakan”
―
“Tak ada yang beruntung di dunia ini, tak ada yang bahagia,
apalagi abadi.
Setiap hari kau akan kekurangan satu dan beberapa hal dalam hidupmu, namun kau hanya perlu bertahan dan
kuat.”
―
apalagi abadi.
Setiap hari kau akan kekurangan satu dan beberapa hal dalam hidupmu, namun kau hanya perlu bertahan dan
kuat.”
―
“Aku hanya setetesan lelah,
yang engkau tampung dalam cawan sepi
yang kemudian menguap lagi dan pergi.
Aku hanya sekumpulan bayangan,
yang engkau hidupi dari lampu kecilmu.
Setidaknya aku pernah ada
walau hanya sekedar mengusik sedih,
Meski pada akhirnya menghilang lagi
untuk kesekian kali ...”
―
yang engkau tampung dalam cawan sepi
yang kemudian menguap lagi dan pergi.
Aku hanya sekumpulan bayangan,
yang engkau hidupi dari lampu kecilmu.
Setidaknya aku pernah ada
walau hanya sekedar mengusik sedih,
Meski pada akhirnya menghilang lagi
untuk kesekian kali ...”
―
Goodreads Indonesia
— 27366 members
— last activity 9 hours, 32 min ago
Goodreads Indonesia dibentuk tanggal 7 Juni 2007 oleh Femmy Syahrani dan ditujukan untuk para pembaca buku berbahasa Indonesia yang ingin mendiskusika ...more
Manhalawa’s 2025 Year in Books
Take a look at Manhalawa’s Year in Books, including some fun facts about their reading.
More friends…
Favorite Genres
Polls voted on by Manhalawa
Lists liked by Manhalawa

























