“Ya, yasudahlah...
Bagaimana mungkin kita berharap dan kehilangan sesuatu hal yang belum pernah kita miliki..?
Walaupun itu hanya seumpama,
Dan seandainya..”
―
Bagaimana mungkin kita berharap dan kehilangan sesuatu hal yang belum pernah kita miliki..?
Walaupun itu hanya seumpama,
Dan seandainya..”
―
“Hujani cintaku hari ini
Hujan menawarkan gerimis dan kamu menawarkan senyum manis
Hujan menghadirkan rindu
Dan kamu menawarkan pilu
Bila waktu tak bisa hentikan rinduku
Pada derai hujan ku sampaikan tanpa ragu
Ku sapa lembut kasihmu
Ku rangkul erat cintamu
Tapi sayang itu hanya angan candu
Pergilah biarkan aku bebas menapak bumi kering yang basah pada hujan ini
Pergilah lanjutkan cintamu hari lalu dan hari ini
Aku akan menemukannya untuk hari ini dan selamanya
Cintaku hari ini
Rapuh
Terpapar bebas terhempas luas dibumi keras
Hujani cinraku hari ini”
―
Hujan menawarkan gerimis dan kamu menawarkan senyum manis
Hujan menghadirkan rindu
Dan kamu menawarkan pilu
Bila waktu tak bisa hentikan rinduku
Pada derai hujan ku sampaikan tanpa ragu
Ku sapa lembut kasihmu
Ku rangkul erat cintamu
Tapi sayang itu hanya angan candu
Pergilah biarkan aku bebas menapak bumi kering yang basah pada hujan ini
Pergilah lanjutkan cintamu hari lalu dan hari ini
Aku akan menemukannya untuk hari ini dan selamanya
Cintaku hari ini
Rapuh
Terpapar bebas terhempas luas dibumi keras
Hujani cinraku hari ini”
―
“Angin bertiup di kerut sendunya wajahmu
Terlukis indah dunia yg melekat di bibirmu
Engkau tersenyum seakan berharap namun tak mau
Engkau berbalik seakan melangkah namun tak melaju
Ku sapa bayang terpapar lurus pundak ditata
Ku coba selaras ikuti arah melayang disana
Mengapa engkau seakan tak tergoncang alunan tersapa
Mengapa terlihat biasa tak terhirau merana di kata
Kecewa diri tersadar berdiri menyendiri
Terlena diawan petir gejolak me-ngingini
Sudah, sudah angan begitu ter-begini
Akhirnya tau tau kau hanyalah Mimpi
Ia, engkau mimpi
Mimpiku sendiri.
#Manhalawa, Maret 2020”
―
Terlukis indah dunia yg melekat di bibirmu
Engkau tersenyum seakan berharap namun tak mau
Engkau berbalik seakan melangkah namun tak melaju
Ku sapa bayang terpapar lurus pundak ditata
Ku coba selaras ikuti arah melayang disana
Mengapa engkau seakan tak tergoncang alunan tersapa
Mengapa terlihat biasa tak terhirau merana di kata
Kecewa diri tersadar berdiri menyendiri
Terlena diawan petir gejolak me-ngingini
Sudah, sudah angan begitu ter-begini
Akhirnya tau tau kau hanyalah Mimpi
Ia, engkau mimpi
Mimpiku sendiri.
#Manhalawa, Maret 2020”
―
“Menunggu,
Mengapa harus menunggu?
Menunggu membuatku ragu
Menunggu memaksaku untuk harus rapuh
dan,
Menunggu bisa menghadirkan rasa yang baru,...”
―
Mengapa harus menunggu?
Menunggu membuatku ragu
Menunggu memaksaku untuk harus rapuh
dan,
Menunggu bisa menghadirkan rasa yang baru,...”
―
“Orang yang bahkan tidak mencintai dirinya sendiri,
Bagaimana mencintai orang lain?”
―
Bagaimana mencintai orang lain?”
―
Goodreads Indonesia
— 27564 members
— last activity 9 hours, 44 min ago
Goodreads Indonesia dibentuk tanggal 7 Juni 2007 oleh Femmy Syahrani dan ditujukan untuk para pembaca buku berbahasa Indonesia yang ingin mendiskusika ...more
Manhalawa’s 2025 Year in Books
Take a look at Manhalawa’s Year in Books, including some fun facts about their reading.
More friends…
Favorite Genres
Polls voted on by Manhalawa
Lists liked by Manhalawa

























