Patah Hati Quotes

Quotes tagged as "patah-hati" Showing 1-30 of 52
Dee Lestari
“Rasakan semua, demikian pinta sang hati. Amarah atau asmara, kasih atau pedih, segalanya indah jika memang tepat pada waktunya. Dan inilah hatiku, pada dini hari yang hening. Bening. Apa adanya.”
Dee, Rectoverso

Helvy Tiana Rosa
“Kita perlu jatuh cinta atau patah hati untuk dapat membuat puisi yang bagus.”
Helvy Tiana Rosa

Raditya Dika
“Dik, kamu tahu gak istilah Mama untuk orang yang sudah pernah merasakan patah hati?'

'Apa, Ma?'

Nyokap menatap mata gue, lalu bilang, 'Dewasa.”
Raditya Dika, Koala Kumal

“Singgahlah sejenak, aku tengah merupa senja. Tertangkap matamu saja sudah cukup, tak perlu kau simpan, kelak aku akan tenggelam.”
Wira Nagara, Distilasi Alkena

Lucia Priandarini
“Untuk sebentar, mereka bahagia. Untuk sejenak, semua terasa sempurna. Mereka tertawa bersama, meski tahu ini tak untuk selamanya.
Tapi bukankah semua kehidupan begitu?
Untuk beberapa saat, mereka tidak ingin mengingat, bahwa setelah ini ada yang akan berkemas menjauh.”
Lucia Priandarini, Dua Garis Biru

“Detik-detik menuju pulang:
Yang patah pada ranting
bukanlah kayu,
melainkan hatiku.”
Robi Aulia Abdi (@aksarataksa)

Christian Simamora
“Menikah juga nggak menjamin lo bakal bahagia sampai tutup usia. Itu hanya fantasi yang diciptakan para pendongeng untuk mengakhiri ceritanya.”
Christian Simamora, Typo

“Kelak sepasang matamu,
akan menampung samudra yang engkau ciptakan dari ketiadaanku.

Kelak ketiadaanku,
akan menguras pasangnya laut sebagai mendung di matamu, yang menjadikannya berguguran.

Kelak sepasang pipimu,
akan menjadi derasnya selat yang mempertemukan antara air matamu
dengan ketiadaanku.”
Ilham Gunawan

Dionisius Dexon
“Malam ini, mari belajar memeluk dan menyelamatkan diri sendiri. Sebab, pada akhirnya, kita tahu: kita harus mampu sendirian.”
Dionisius Dexon, Jangan Sembunyi di Bumi

“Sekalipun sakit hati, seseorang tidak bisa membohongi bahwa dia tetap membutuhkan orang yang dicintai berada di sisinya.”
Lea Yunkicha, BTS X ARMY In the Love Maze

“Siapa yang sanggup membebaskan diri dari rasa sakit? Bahkan, saat membenci dan menyakiti seseorang sekali pun, hatimu tetap saja diborgol oleh rasa sakit.”
Ilham Gunawan

Alfin Rizal
“Seandainya aku patah hati, semoga itu jenis patah hati yang melarangku mematahkan hati orang lain.”
Alfin Rizal

“Kuhunjamkan pedangku ke bilah dadaMu
Kautikam jantungku dengan belati

Lihat siapa di antara kita yang abadi!”
Robi Aulia Abdi (@aksarataksa)

“Pada akhirnya tidak ada yang bisa menang dari melawan kata hati. Rasa sakit dari penyesalan, butuh sekian lama untuk tidak lagi merasakannya.”
@asli_aris

Dionisius Dexon
“Hanya karena aku tak pernah lagi menghubungimu, jangan anggap aku telah kehilangan rasaku. Melupakanmu tak pernah semudah itu. Di antara bisingnya repetisi semu, tengoklah langit-langit kamarmu. Ada beberapa harap yang kugantungkan di sana; manifestasi dari untaian doa yang kukirim setiap kali namamu terlintas dalam kepala. Pastikan itu menjadi bunga tidurmu. Cukupkan itu menjadi obat lelahmu.”
Dionisius Dexon, Jangan Sembunyi di Bumi

Dionisius Dexon
“Kita semua pernah kecewa karena gagal tumbuh di hati orang lain.”
Dionisius Dexon, Jangan Sembunyi di Bumi

Dionisius Dexon
“Kurasa, seperti itulah cinta. Dinyatakan atau tidak dinyatakan, pada akhirnya hati hanya menemui
dua pilihan: meledak atau terbakar.”
Dionisius Dexon, Jangan Sembunyi di Bumi

Oda Sekar Ayu
“Hal terbaik dari jatuh cinta adalah segalanya menjadi pelajaran bahkan di bagian patah hatinya.”
Oda Sekar Ayu, I See Heart in Earth

“Aku terjatuh dalam lubang yang curam,
Disana ku habiskan seluruh sepenuh
Aku mati di duri yang menikam
Ku lepas nafas jiwa pergi jauh...

Aku kau dan kita
Sejauh tak bersua menikam di dada
Sedekat tak memandang sinis lirikan
Sudah...
Sudahlah menghilang
Kabur tak terlihat
Hampa...
Dingin, Diam, Hening dan Sunyi ?
Kita,
... bertemu lagi.!”
Manhalawa

“Kita pun kini paham
bahwa takada yang abadi
–termasuk kita−
dalam puisi.”
Robi Aulia Abdi (@aksarataksa)

Dionisius Dexon
“Mungkin, bagi orang-orang yang sudah tak lagi percaya dengan komitmen, cara berpikir yang sederhana itu seperti ini: pedulikan siapa saja yang tinggal, abaikan siapa saja yang tanggal.”
Dionisius Dexon, Jangan Sembunyi di Bumi

Dionisius Dexon
“Kalau mencintai masih butuh alasan, lebih baik jangan dikatakan. Jangan libatkan orang lain dalam debar jantungmu yang masih pilih-pilih itu.”
Dionisius Dexon, Jangan Sembunyi di Bumi

Dionisius Dexon
“Setiap manusia lemah dengan caranya masing-masing. Apa yang bisa menguatkannya adalah penerimaan dalam dekap yang tak asing.”
Dionisius Dexon, Jangan Sembunyi di Bumi

“Merelakan orang yang kita cintai pergi sejatinya memang bukanlah perkara mudah, sekalipun ia bahagia dengan berbagai pilihan dalam hidupnya.”
Robi Aulia Abdi

“Terkadang dalam hidup memang ada beberapa kenangan pahit yang begitu sulit untuk dilupakan, dan segala kenangan pahit tersebut agaknya memang tidak dirancang untuk dilupakan, melainkan untuk menguatkan pabila kita hendak berdamai dengan keadaan.”
Robi Aulia Abdi

“Terkadang cinta memang tak pernah pandang bulu, sebab pabila mata telah gelap dan hati dibiarkan meraba-raba, segala kemungkinan hanya akan menciptakan pembenarannya sendiri.”
Robi Aulia Abdi

“Hal yang paling busuk dari sebuah hubungan barangkali adalah menjadikan cinta sebagai alasan untuk melegitimasi perpisahan.”
Robi Aulia Abdi

Christian Simamora
“Ketika mencintai seseorang, kau harus berani.
Berani untuk menyatakan cinta, juga berani untuk melihat orang itu mencintai orang lain.”
Christian Simamora, Pretty Little Fling

“Aku sangat mencintaimu hingga hati ini terasa sakit.
Apakah kamu datang ke sini hanya untuk melihat seberapa dalam lukaku?”
SS RINDU

“Mungkin inilah cara terbaik menamparmu tanpa harus menyakiti pipi meronamu. Mungkin inilah cara terindah meneriakkan amarahku tanpa harus memekakkan telingamu. Atau, mungkin inilah cara untuk membuatmu mengerti sedalam apa sakitku karenamu”
Ichwannul Suenta, Literasi Hati

« previous 1