Goodreads helps you follow your favorite authors. Be the first to learn about new releases!
Start by following Windhy Puspitadewi.
Showing 1-30 of 33
“Many people walk in and out of your life, but only true friends will leave footprints in your heart.”
― Confeito
― Confeito
“Kalau ada kupu-kupu yang terperangkap di sarang laba-laba, orang cenderung akan menolong kupu-kupu itu walaupun mungkin si laba-laba belum makan selama berhari-hari..Tapi gimana kalau yang terperangkap adalah ulat yang belum jadi kupu-kupu? Orang tetap nolong nggak? Padahal, keduanya sama. Di dunia ini, memang harus cantik supaya ditolong.”
―
―
“Aku baca buku karena aku suka, bukan karena aku mengharap suatu penilaian dari orang-orang di sekitar aku. Bukan karena aku ingin dianggap hebat atau pintar atau berpendidikan atau beradab cuma karena udah baca sebuah karya sastra.”
―
―
“Kau tahu apa artinya kehilangan? yakinlah, kau tak akan pernah benar-benar tahu sampai kau sendiri mengalaminya”
― Let Go
― Let Go
“Manusia itu lebih berani menghadapi apa pun kalau melakukannya demi orang yang dia sayangi.”
― Let Go
― Let Go
“Orang yang baca banyak buku kayak kamu dan menguasai sejarah nggak mungkin bodoh. Kamu cuma sial karena hidup di tempat dan waktu yang salah. Tempat dan waktu ketika kamu dianggap bodoh kalau kamu nggak pintar dalam hal yang namanya sains.”
―
―
“karena terkadang ada beberapa hal yang harus dikatakan baru bisa dimengerti”
― Seandainya...
― Seandainya...
“Orang nggak bisa milih siapa bapaknya, ibunya, sukunya, warna kulitnya, jenis kelaminnya, bahkan kadang-kadang agamanya. Jadi konyol, kalau aku ngejauhi orang-orang gara-gara hal yang nggak bisa mereka pilih sendiri. Kayak orang bego aja.”
― Let Go
― Let Go
“Ketika wanita menangis, itu bukan berarti dia sedang mengeluarkan senjata terampuhnya, melainkan justru berarti dia sedang mengeluarkan senjata terakhirnya.”
“Ketika wanita menangis, itu bukan berarti dia tidak berusaha menahannya, melainkan karena pertahanannya sudah tak mampu lagi membendung air matanya.”
“Ketika wanita menangis, itu bukan karena dia ingin terlihat lemah, melainkan karena dia sudah tidak sanggup berpura – pura kuat”
― Let Go
“Ketika wanita menangis, itu bukan berarti dia tidak berusaha menahannya, melainkan karena pertahanannya sudah tak mampu lagi membendung air matanya.”
“Ketika wanita menangis, itu bukan karena dia ingin terlihat lemah, melainkan karena dia sudah tidak sanggup berpura – pura kuat”
― Let Go
“Aku menyayangimu, sangat menyayangimu hingga kupikir aku tak perlu lagi mengatakannya”
― Seandainya...
― Seandainya...
“Impian itu seperti sayap. Dia membawamu pergi ke berbagai tempat. Kurasa, mamamu sadar akan hal itu. Dia tahu, kalau dia mencegah mimpimu, itu sama aja dengan memotong sayap burung. Burung tersebut memang nggak akan lari, tapi burung tanpa sayap sudah bukan burung lagi. Dan manusia tanpa mimpi, sudah bukan manusia lagi.”
― Let Go
― Let Go
“Walaupun kita hebat di musik, olahraga, seni, ataupun sastra, selama kita nggak menguasai sains, kita tetap nggak akan dianggap pintar. Sebenarnya, apa salahnya hebat dalam suatu bidang yang nggak berhubungan sama angka?... Itu sama saja menganggap Beethoven itu bodoh, Van Gogh itu idiot, Pele itu bego, dan Shakespeare itu tolol.”
― Let Go
― Let Go
“Orang yang nggak bisa menghargai dirinya sendiri, nggak akan pernah bisa menghargai orang lain.”
― Let Go
― Let Go
“Tapi… karena nggak tahu apa-apa itulah, esok hari jadi sesuatu yang layak ditunggu, kan?”
― Let Go
― Let Go
“Tolong! Berhentilah bersikap baik sama semua orang. Beberapa orang bisa salah arti sama kebaikanmu itu… dan, berhenti deh, mengumbar kata ‘suka’ ke sembarang orang. Kamu bisa nyakiti hati seseorang tanpa kamu sadari.”
― Let Go
― Let Go
“Karena kamu nggak sadar kalau kamu keren itulah kamu jadi sangat keren. Orang yang menyukai dirinya sendiri apa adanya dan nggak pernah berusaha jadi orang lain adalah orang yang sangat keren.”
― Let Go
― Let Go
“Kamu pernah merasakan sakit hati? Rasanya sakit sekali. Perih dan bikin mual, marah, dan sedih dalam satu waktu.”
― Let Go
― Let Go
“Kalau kita menolak memaafkan, kita sendiri yang menderita. Biasanya orang yang 'bersalah' tetap dengan gembira menjalani hidup sedangkan kita mengalami penderitaan batin yang berat.”
―
―
“Dia yang harus membuat keputusan untuk dirinya, bukan Ibu, apalagi saya. Ini hidupnya. Jadi, tidak adil rasanya kalau orang lain yang memutuskan apa yang terbaik untuknya.”
―
―
“Sesekali, minta tolong nggak ada salahnya, kan?... Lagian itu bikin kamu kelihatan lebih manusiawai.”
― Let Go
― Let Go
“Kamu nggak akan bisa menyenangkan hati semua orang, Sar. Itu sebabnya kamu harus belajar bilang ‘NGGAK’.”
― Let Go
― Let Go
“Bahwa hidup ini penuh misteri dan tidak sesederhana yang kamu bayangkan. Perbuatan terkadang tidak selalu cukup untuk mewakili perasaan, dalam beberapa hal kamu harus mengatakannya.”
―
―
“Hidup tanpa dirimu adalah ketidakpastian, aku tidak tahu bagaimana menjalaninya”
― Touché: Alchemist
― Touché: Alchemist
“Pria sejati selalu membayar, bahkan walau si wanita yang mengajak."
"Aku tidak perlu jadi pria sejati, cukup menjadi pria dengan posisi tawar tinggi.”
― Touché: Alchemist
"Aku tidak perlu jadi pria sejati, cukup menjadi pria dengan posisi tawar tinggi.”
― Touché: Alchemist




