,

Kritik Sosial Quotes

Quotes tagged as "kritik-sosial" Showing 1-13 of 13
“Jika kau benci isinya,
jangan benci botolnya.”
Robi Aulia Abdi

“Tidak! Saya tidak setuju!
Wanita tidak melulu
perihal ranjang dan dapur.”
Robi Aulia Abdi (@aksarataksa)

“Kekasihku, setujukah kau?
Bahwa apa yang lebih menakutkan
daripada kematian adalah hidup
dan tertawa di atas ketimpangan,
yang menyerbak aroma tak sedap
pada hidungmu setiap pagi?”
Robi Aulia Abdi (@aksarataksa)

“Pada bermacam-macam wujud kemiskinan, keserakahan memiliki wajah yang sama.”
Robi Aulia Abdi (@aksarataksa)

“Sebagaimana perigi dan kuburan tua, manusia bukanlah tempat untuk mengharapkan karamah.”
Robi Aulia Abdi (@aksarataksa)

“Mereka yang berfatwa
bahwa dalam hidup
uang bukanlah segalanya,
barangkali adalah mereka
yang hidupnya serba berkecukupan.

Maka jangan terlalu percaya
dengan omong kosong mereka!
Sebab kita masih hidup
mengais makanan sisa.”
Robi Aulia Abdi

“Setidaknya ada dua reaksi ketika orang-orang yang kita ajak bicara tidak memahami apa yang sedang kita bicarakan; mereka akan menganggap bahwa kita pintar karena bahasa yang kita gunakan terlalu tinggi, atau mereka akan menganggap kita bodoh sebab mereka tak pernah mengerti.”
Robi Aulia Abdi

“Manusia berasumsi bahwa mereka adalah makhluk sosial lantaran mereka sadar bahwa mereka ditakdirkan untuk merasakan kesepian, dan tak seorang pun dari mereka sanggup menghadapi pahitnya kenyataan itu.”
Robi Aulia Abdi

“Semakin tua semestinya kita semakin mengerti bahwa dalam hidup tak semua hal bisa dengan mudah kita capai, kita juga harus mengerti bahwa tak semua hal dapat kita ubah.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Seiring berjalannya waktu semua akan menjadi lebih realistis, dan kita mesti merasa cukup dengan segala apa yang kita punya.”
Robi Aulia Abdi

“Bacaan yang buruk hanya akan menuntun seseorang pada kedewasaan atau hanya sebatas menjadi tua, padahal kita sama-sama tahu bahwa takada hal yang lebih mencemaskan bagi siapa saja selain hanya menjadi sebatas tua.”
Robi Aulia Abdi

“Orang yang bodoh akan selalu menjawab semua pertanyaan dengan segenap pengetahuan yang mereka punya, sedangkan orang yang pintar akan memilih diam tatkala mereka ragu dengan jawaban yang mereka miliki.”
Robi Aulia Abdi

“Institusi atau indikator seperti sekolah dan nilai adalah fiksi yang diciptakan untuk memaksa kita membandingkan diri dengan sekitar.”
Afutami, Menjadi: Seni Membangun Kesadaran tentang Diri dan Sekitar

Seno Gumira Ajidarma
“Pembunuhan itu kegagalan berbahasa yang purba sekali anakku, dan hari ini masih ada .Bukankah itu berarti seluruh pendidikan agama dan ilmu pengetahuan yang telah berlangsung berabad-abad belum berhasil sepenuhnya?”
Seno Gumira Ajidarma, Kitab Omong Kosong