Karunia Fransiska

Add friend
Sign in to Goodreads to learn more about Karunia.

http://www.niabutet.blogspot.com
https://www.goodreads.com/niabutet

Psikologi Komunikasi
Rate this book
Clear rating

 
Loading...
“OMBAK -

Andai aku dapat lantang berteriak.
Sampai suara ini serak.
Pun, kau tetap menolak.

Bias-bias cahaya berwarna perak.
Enggan bergerak.

Menyeret kenangan yang menyisakan jejak.

Dengan congkak.
Di sebrang sana ada pejantan gagak.
Tertawa menatap mataku yang bengkak.

Tergeletak.
Sadari kalah telak.”
Karunia Fransiska

“PENCARI NAFKAH DARI GARUT -

Setiap hari betegur sapa dengan semut.

Sesekali tertawa melihat cacing tanah bergelayut.
Pada dahan yang mulai ciut.

Menahun bekerja sampai berkerut.
Hanya tuk mengisi perut.

Harapnya, semoga istri di rumah tidak cemberut.
Melihat lembaran upahnya yang kusut.”
Karunia Fransiska

“IBU -


Aku tak pernah tahu.
Apa itu.
Arti seorang Ibu.

Lalu.

Sampai di satu hari rabu.
Ada bayi membiru.
Lahir dari rahim yang tercabik ngilu.
Dan kamu,
Datang dengan tangisan terbungkam lidah kelu.

Meski merintih bak tersayat sembilu.
Kini, kau dan aku.
Saling menatap haru.
Tersadar, berada di perbatasan babak baru.

Menjadi satu.
Dihujam ribuan peluru.
Atas nama rindu.”
Karunia Fransiska

“SUDAHLAH -


Sayang, apa kau terlampau lelah ?
Sampai-sampai lengah
.
Malam ini kudapati, tepat di sudut kerah
Ada goresan gincu merah
Terbayang, ciuman liar tak berarah

Entah
Siapa nama perempuan murah
Yang buatku resah
Sibuk menerka berselimut amarah

Barangkali, memang aku payah
Slalu percaya dengan mudah
Pada penjantanku yang gagah

Nyatanya, kau memecah
sekaligus membelah
Mimpi yang terbingkai indah

Sudahlah
Kini, aku pun sudah jengah
Bersamamu hanya kan menambah masalah

Aku menyerah !”
Karunia Fransiska

“Katamu, kau seniman sejati.
Yang rela mati ;
hanya tuk sekedar wujudkan mimpi.
Nyatanya, dalam realiti.
Kau diam-diam berlari.


Meninggalkanku dalam lamunan sepi.
Satu tahun ini aku menepi.
Mereka-reka dari berbagai sisi.
Sampai pada akhirnya aku berhenti.
Menyadari kau telah pergi.


Hari ini sudah pasti.
Jika kau kembali nanti.
Aku sudah jatuh hati.
Pada dia yang selalu mendampingi.


Tolong, jangan hakimi.
Caraku menyelamatkan diri.”
Karunia Fransiska

year in books
Fery Ch...
141 books | 33 friends

Johan S...
14 books | 176 friends

Anthony
13 books | 2,798 friends

Shelly M
404 books | 241 friends

Raditya...
38 books | 299 friends

Chya
1 book | 32 friends

Helvy
6,132 books | 3,709 friends

Bharani...
16 books | 15 friends

More friends…

Favorite Genres



Polls voted on by Karunia

Lists liked by Karunia