Goodreads helps you follow your favorite authors. Be the first to learn about new releases!
Start by following Kusumastuti.
Showing 1-30 of 55
“I know now, what is the worst thing about broken heart. I am not dead.”
― Denting Lara
― Denting Lara
“If she knew how beautiful love is, she would already put it in a box, seal, and preserve it.
So she could smell it whenever she wants.”
― Denting Lara
So she could smell it whenever she wants.”
― Denting Lara
“She chose to freeze her heart, and then stored it deep inside her freezer.
She will let it there until she is ready.”
― Denting Lara
She will let it there until she is ready.”
― Denting Lara
“Pada akhirnya, dengan alasan ingin melindungi orang-orang yang paling kucintai, aku malah menyakiti mereka.”
― Berlabuh di Lindoeya
― Berlabuh di Lindoeya
“Mereka terdiam.Tanpa kata, namun bukan tanpa makna. Ketika cinta menebarkan mantranya, Sebuah senyum mampu membuka seluruh bulir rasa.”
― Blue Vino
― Blue Vino
“Aku mencintai seseorang dengan segala kekurangannya. Karena aku berharap, orang itu akan mencintaiku dengan segala kekuranganku.”
― Among the Pink Poppies
― Among the Pink Poppies
“Dia seperti burung merak yang memekarkan seluruh ekornya dan aku tidak dapat memindahkan mataku darinya. Aku bahkan tidak dapat menutup sunggingan senyum dari wajahku.”
― Blue Vino
― Blue Vino
“He went to hell and back, to shut the door of his past, he would not let that door be opened again by others.”
― Berlabuh di Lindoeya
― Berlabuh di Lindoeya
“Bukan ikatan darah yang dapat menjadikan sekelompok orang menjadi keluarga. Bukan di mana atau bangunan tertentu yang dapat disebut rumah. Tapi renjana yang ada ketika sekelompok orang bersama.”
― Among the Pink Poppies
― Among the Pink Poppies
“Menurut kepercayaan, gadis yang menaruh bunga di bawah bantalnya malam itu, akan bermimpi. Dalam mimpi, mereka akan mengetahui calon suaminya.”
― Berlabuh di Lindoeya
― Berlabuh di Lindoeya
“Sekolah, kerja, menikah, punya anak. Hanya itukah arti hidupku?”
― Among the Pink Poppies
― Among the Pink Poppies
“Sidik ibu jari sang Putra Mahkota dan sidik ibu jari istrinya dalam warna emas, bersatu membentuk hati.”
― Berlabuh di Lindoeya
― Berlabuh di Lindoeya
“Esa tahu, sahabatnya hanya dapat bertemu pacar on-off nya dalam hitungan jari dalam setahun. Dahulu saja, ketika mereka masih satu kota, hubungan mereka persis seperti listrik PLN. Byar, pet, jalan, bubar, nyambung, putus. Apalagi sekarang.”
― Denting Lara
― Denting Lara
“Di lantai, ibunya menggeliat, memutar, menggelinding, mengangkat tangan meraih sesuatu di udara, mengangkat kaki sampai seluruh isi roknya terlihat, menarikan tarian yang hanya dapat dicerna oleh dirinya sendiri.”
― Denting Lara
― Denting Lara
“Jantungnya mulai berderap ketika tangan kiri Erik menyentuh tangan kirinya yang memegangi leher kontrabas. Jantungnya berderap lebih cepat lagi ketika tangan kanan Erik menyilang di depannya. Esa memejamkan mata. Belum pernah ada pria berada sedekat ini dengannya.”
― Denting Lara
― Denting Lara
“Apa yang aku inginkan dari pria? Apa yang aku harapkan dari suami? Bagaimana dengan cinta? Deri sudah melamarnya! Bukankah itu bukti cinta?”
― Berlabuh di Lindoeya
― Berlabuh di Lindoeya
“Pada akhirnya yang paling dikenang dari hidup seseorang bukan penampilannya, bukan barang apa yang ia punyai, bukan juga kalimat-kalimat yang dia ucapkan. Tapi bagaimana mereka membuat kita merasa nyaman atau tidak dengan mereka.”
― Among the Pink Poppies
― Among the Pink Poppies
“Bungkus bisa beda, isi masih sama. Orang bisa berubah, tapi karakternya tetap.”
― Among the Pink Poppies
― Among the Pink Poppies
“Ia sudah bersusah payah menutup pintu masa lalunya, ia tidak akan membiarkan pintu itu dibuka lagi oleh orang lain.”
― Berlabuh di Lindoeya
― Berlabuh di Lindoeya
“Lalu setelah itu? Kalau kamu tidak apa-apa dilepeh setelah tidur dengannya, ya teruskan, Jika tidak mau, ya jangan.”
― Blue Vino
― Blue Vino
“Jika kaca retak, bisa direparasi atau diganti. Jika jiwa manusia yang retak, bagaimana aku dapat memperbaikinya?”
― Berlabuh di Lindoeya
― Berlabuh di Lindoeya
“Kalau ia boleh jujur, ia kini tahu. Ia tidak hanya menyukai Erik, ia mulai mencintainya. Jika ia boleh berharap, betapa ia ingin memiliki Erik untuk dirinya sendiri.”
― Denting Lara
― Denting Lara
“Ah, kenapa aku jadi memikirkan anak itu. Napasnya makin lama makin berat. Mengajak otaknya berhenti bekerja. Menyisakan sebersit kalimat. Tapi ia benar ayu.”
― Denting Lara
― Denting Lara
“Apa pun alasannya, Sam benar-benar takut padanya. Dan walau bukan hari ini mendapatkan jawabannya, ia ingin tahu kenapa.”
― Berlabuh di Lindoeya
― Berlabuh di Lindoeya
“Kini aku tahu, aku menyukai kebersamaan kami, bukan hanya karena aku teramat menyukai Rasmus. Namun juga karena aku makin menyukai diriku sendiri jika aku bersamanya. Ia membuatku berarti.”
― Berlabuh di Lindoeya
― Berlabuh di Lindoeya
“Mengenal Esa lebih baik, persis seperti membuka Matryoshka. Boneka wanita petani khas Rusia dari kayu, yang jika dibuka akan mengeluarkan boneka lain dari dalamnya.”
― Denting Lara
― Denting Lara
“Ia memilih untuk membekukan hatinya. Lalu ia akan memasukkan hatinya yang beku ke dalam lemari pendingin sampai ia siap.”
― Denting Lara
― Denting Lara
“Bau keringat ketiga orang di paviliun itu terasa pengap dan tengik. Esa menggelengkan kepala. Percuma. Kalau pun sekarang AC dinyalakan, yang ada hanyalah mengkonservasi udara bau. Persis seperti menghirup udara dari ikan kalengan yang sudah kadaluwarsa”
― Denting Lara
― Denting Lara
“Di musim dingin, semuanya akan tertutup salju. Batang-batang mereka akan mongering, keriput, dan mati. Di musim semi mereka tampak seperti orang kurus yang botak. Kalaupun ada tunas-tunas daun yang meruak di antara keriput tangkai anggur, hasilnya seperti orang kurus yang mencoba berkumis, tapi rambutnya jarang. Di musim panas daun hijau segar tertutup oleh bonggol-bonggol anggur yang montok. Seperti orang yang kebanyakan makan dengan baju nyaris robek karena gemuk yang meledak. Sementara di musim gugur, ketika daun berubah kuning keemasan dan bonggol anggur sudah raib dipanen, mereka akhirnya mendapat kesempatan untuk menunjukkan kecantikan sejati mereka.”
― Blue Vino
― Blue Vino





