Stevan P > Stevan's Quotes

Showing 1-30 of 249
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9
sort by

  • #1
    “kita adalah satu dalam dua yang tak menyatu.
    kita tak terpisah dalam kebersamaan yang tak pernah bersama.
    kita nyata dalam mimpi yang tak terjadi.”
    nom de plume

  • #2
    Rohmatikal Maskur
    “Aku hanya puisi yang bernafas pada sela. Yang diam-diam memandangmu suka dari antara.”
    Rohmatikal Maskur

  • #3
    “kehampaan menjadikanku meyakini bahwa aku butuh dirimu”
    wasiman waz

  • #4
    Rohmatikal Maskur
    “Gelap kembali mengambang bersama awan. Genderang berbunyi sunyi, dan aku masih mentabukan diriku atas segala harap ini.”
    Rohmatikal Maskur

  • #5
    Christian Simamora
    “Yang bilang hidup sendiri jauh lebih bahagia
    biasanya punya cerita sedih yang selama ini dia simpan sendiri.”
    Christian Simamora, Burn Baby Burn

  • #6
    “sepi dan aku adalah satu”
    adrie

  • #7
    “Selalu kelilingi diri Anda dengan teman-teman yang memiliki banyak cahaya di dalamnya. Dengan begitu, Anda akan selalu memiliki lilin di sekitar Anda saat hari gelap.”
    Suzy Kassem, Rise Up and Salute the Sun: The Writings of Suzy Kassem

  • #8
    Christian Simamora
    “Bagiku, kau adalah hadiah utama.
    Bagimu, aku hanya selembar kertas undian yang tak menang.”
    Christian Simamora, Burn Baby Burn

  • #9
    Farida Susanty
    “Sahabat sejati itu, orang yang ngga pernah berhenti percaya sama sahabatnya sendiri, walau dia sudah ngga percaya lagi sama kita.”
    Farida Susanty, Dan Hujan Pun Berhenti

  • #10
    “Persahabatan tak pernah diajarkan dibangku sekolah”
    nom de plume

  • #11
    “Matahari mengajarkan kita bahwa pada setiap pertemuan yang hangat terdapat sebuah perpisahan yang indah.”
    Arief Subagja

  • #12
    “Sahabat, dia orang yang merangkulmu disaat kamu sedih, dan disaat seribu orang teman pergi.”
    Syahrul Hendiyani

  • #13
    “Bertemu dengan orang yang satu visi denganmu adalah sebuah kesempatan yang diberikan Tuhan untuk mempermudah perjalananmu menggapai mimpi”
    Arief Subagja

  • #14
    “Teman tetaplah teman, yang membedakan adalah teman pada masanya dan teman selamanya”
    Arief Subagja

  • #15
    “Orang-orang hanya melihat kamu dari waktu untuknya, sedangkan mereka tidak melihat apa kesibukanmu, apa prioritasmu dan apa yang sedang kamu perjuangkan”
    Arief Subagja

  • #16
    “Tertawa adalah sebuah komunikasi, bukan hanya sekedar reaksi.”
    Arief Subagja

  • #17
    “Setiap momen tidak akan terulang kembali, jika memang terulang maka tidak akan sama persis”
    Arief Subagja

  • #18
    “Jika kelak kau punya waktu luang, kukirimkan kau sekotak kenangan.
    Juga beberapa pertanyaan ringan.
    Apa kabar kamu disana?”
    Boy Candra, Sebuah Usaha Melupakan

  • #19
    “ketika Anda sedang melamun, akan ada dua pilihan: Kehilangan waktu luang atau mencari peluang”
    Arief Subagja

  • #20
    Tere Liye
    “Karena kau harus tahu, air mata dari seseorang yang tulus hatinya, justru adalah bukti betapa kuat dan kokoh hidupnya”
    Tere Liye, Amelia

  • #21
    “Anak-anak muda jaman sekarang itu lucu dan agak susah dimengerti. Mereka cukup bersemangat membuat berbagai macam proposal untuk kegiatan organisasi yang mereka ikuti. Tapi proposal hidup yang berisi visi dan strateginya meraih mimpi, justru lupa mereka buat sendiri.”
    Lenang Manggala, Founder Gerakan Menulis Buku Indonesia

  • #22
    “Jangan selalu mau di atur, tapi ikutilah peraturan”
    #IjalQuote

  • #23
    Goenawan Mohamad
    “Tuhan, kata Bunda Teresa, bersahabat dengan diam. Kembang tumbuh tanpa kata dan bulan bergerak tanpa berisik.”
    Goenawan Mohamad, Catatan Pinggir 5

  • #24
    Mochtar Lubis
    “Tuhan ada, anak-anak, percayalah. Tapi jangan paksakan Tuhanmu pada orang lain; seperti juga jangan paksakan kemanusiaanmu pada orang lain. Manusia perlu manusia lain ... manusia harus belajar hidup dengan kesalahan dan kekurangan manusia lain.”
    Mochtar Lubis, Harimau! Harimau!

  • #25
    Stebby Julionatan
    “Remukkan aku, Tuhan
    remukkanlah aku;
    hingga taat tanpa tapi
    dan patuh tanpa nanti.”
    Stebby Julionatan, Di Kota Tuhan Aku Adalah Daging yang Kau Pecah-pecah: Sekumpulan Puisi

  • #26
    “Percaya pada Tuhan, tapi motor tetap harus dikunci.”
    Iwan Esjepe

  • #27
    “Terkadang dalam perjalanan aku sulit menentukan, apakah aku sedang pergi atau pulang.”
    Silviamnque

  • #28
    “Rindu tidak tersusun dari batas peta. Tetapi, dari seberapa luas kau mengingatnya.

    Rindu tidak diciptakan oleh jarak. Ia lahir sebab keberadaan. Sedekat apapun jarak kalian, selama tidak pernah tinggal di hati dan ingatan, rindu tidak akan pernah ada.”
    Ilham Gunawan

  • #29
    “Bagi saya, yang paling mahal dari sebuah perpisahan adalah kehadiran.”
    Arief Subagja

  • #30
    Windry Ramadhina
    “Jangan menunda. Jangan habiskan separuh hidupmu untuk menunggu waktu yang tepat. Seringnya, saat kau sadar, waktu yang tepat itu sudah lewat. Kalau sudah begitu, kau cuma bisa menyesal.”
    Windry Ramadhina, London: Angel



Rss
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9